Skip to main content

Warga Puri Mas Laporkan Pemkot dan Pengembang ke Ombusman RI Jatim

SURABAYA (Mediabidik) - Polemik internal perihal peralihan fasum antara warga RT 10 RW 07 kelurahan Gunung Anyar  dengan PT Mahkota Berlian Cemerlang (MBC) selaku pengembang perumahan Puri Mas Gunung Anyar Surabaya. Ahkirnya berujung ke meja Ombusman RI  Jatim.

Indra Jaya Wardhana Ketua RW 07 kelurahan Gunung Anyar kecamatan Gunung Anyar Surabaya mengatakan, hari ini, Rabu (30/5/2018) saya bersama tiga orang warga melaporkan pemerintah kota dan pengembang ke Ombusman RI Jatim. 

" Yang pasti begini, instansi yang kita laporkan pemerintah kota terkait penerbitan IMB. Kedua masalah pengembang terkait peralihan Fasum," terang Ketua RW 07.

Pria yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Inspektorat Jatim ini menambahkan, sebenarnya kita ingin mendudukan perkara itu sejelas jelasnya. Kenapa replaning itu disetujui dasarnya apa. 

" Dalam laporan tersebut saya tidak menyebut DCKTR tapi pemerintah kota (Pemkot). Intinya gini secara makronya, kalau memang ada masalah kita duduk bareng. Intinya warga mengedepankan musyawarah."ungkapnya. 

Masih menurut Ketua RW 07, kita juga memperhatikan kepentingan pemerintah kota, pengembang dan kepentingan kami selaku pemilik dan mempunyai hak. Kalau kami sih simple. 

" Ketika memang beralih fungsinya ngak papa. Ya silahkan, tapi kami diganti dengan fasum yang menjadi hak kami, intinya seperti itu dan kami tidak menuntut apa-apa," paparnya. 

Menanggapi hal itu, Eri Cahyadi Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, dia bersedia membantu warga asalkan tidak melanggar aturan. 

" Aku akan membantu warga, yang penting tidak melanggar aturan dan tidak ada muatan politik,"ucap Eri. 

Eri juga menjelaskan, kalau sesuai data warga pasti kalah. Tapi, walaupun kalah yang penting masih ada perhatian dari pengembang untuk warga. Sehingga di sediakan fasum untuk warga.

" Dan pengembang bisa mengakomodir kebutuhan warga, " pungkasnya. (pan) 


Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt