Skip to main content

KPU Surabaya Gelar Simulasi Pilgub 2018

SURABAYA (Mediabidik) - Untuk mengetahui kesiapan anggota KPU Kota Surabaya menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) kurang 54 hari lagi dalam pelaksanaannya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya terus melakukan persiapan secara internal dengan menggelar simulasi pelaksaan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara di kantor KPU Surabaya Jalan Aditya Warman No 87 Surabaya. Sekaligus mengoptimalkan sosialisasi terkait pelaksaan pemilihan gubernur pada 27 Juni mendatang.
Komisioner KPU Surabaya Divisi Bidang Teknis, Nurul Amalia, mengatakan pelaksanaan sosialisasi ini untuk mengukur kesiapan teman-teman KPU serta sekaligus kita melakukan sosialiasi.
"Tujuan simulasi ini untuk mengukur kesiapan kami, untuk sosialisasi serta dari adegan- adegan yang diperagakan ini kita bisa mengevaluasi petugas-petugas mana yang perlu ditekankan perannya saat di TPS nanti," ujarnya. Saat dikonfirmasi usai acara Simulasi, Kamis (3/5/2018).
Ia menambahkan, untuk jumlah TPS nanti di Surabaya ada sekitar 4.284 TPS dengan jumlah pemilih yang telah terdaftar di daftar pemilih sekitar 2.006.061 pemilih.
Nurul juga menambahkan dalam simulasi ini juga diperagakan tata cara pencoblosan pemilih baik yang terdaftar dalam DPT maupun yang tidak terdaftar dalam DPT serta bagaimana penanganan pemilih yang memakai atribut partai atau pasangan calon saat di TPS.
"Simulasi ini untuk mengetahui bagaimana solusi saat ada masalah dalam pelaksanaan pemilihan di TPS," imbuhnya.
Ia juga menyebut, dalam simulasi ini juga memperagakan pelaksanaan pencoblosan yang dilakukan oleh kaum disabilitas. Serta soal larangan menggambil gambar saat dibilik suara yang diatur dalam Peraturan KPU nomor 8 tahun 2018 pasal 32 ayat 1 huruf i.
"Dalam PKPU itu menyebut larangan menggunakan telepon genggamdan atau alat perekam gambar lainnya saat dibilik suara," ujarnya. 
Sementara itu ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi mengatakan dengan sosialisasi ini pihaknya berharap mampu mendongkrak jumlah pemilih. (pan)
Teks Foto : Simulasi Pemilu yang digelar di kantor KPU Surabaya.


Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt