Skip to main content

Dewan Jatim Minta Bina Marga Jatim Bersihkan Material Proyek, Agar Tidak Ganggu Jalan

SURABAYA (Mediabidik) - Anggota Komisi D DPRD Jatim Dra.Hj. Khofidah meminta Pembangunan jalan Drainase dan plengsengan yang ada di sepanjang kota Batu dan sekitarnya agar  materialnya diperhatikan dan dipikirkan karena jika di biarkan maka dipastikan akan menganggu lalu lintas warga dalam aktivitas perjalanan keseharian.

" Saya minta dinas terkait yang menangani pembangunan jalan drainase maupun plensengan supaya jangan sembarangan menaruh bahan bahan matrialnya di sembarang tempat dan secepatnya bahan matrial dari pembangunan tersebut agar di bersihkan. Kasihan masyarakat sebab kemacetan pasti terjadi karena terhalang bahan matrial pembangunan jika lewat jalan tersebut," terang Khofidah saat di temui di ruang Kerjanya,kamis ( 24/5).

Politisi perempuan asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim ini juga melihat persoalan terkait jalan provinsi yang ada di sepanjang Turen hingga Malang selatan perlu penanganan pembangunan dari Dinas Bina Marga Jatim.

" Sepanjang jalan tersebut kondisi nya rusak parah sehingga perlu perbaikan dari pemerintah provinsi secepatnya. Jalannya banyak yang berlubang dan bergelombang," tutur anggota komisi yang membidangi tentang Pembangunan tersebut.

Selanjutnya persoalan rambu rambu jalan dan perlindungan grerlay perlu perbaikan." Mumpung belum musim hujan ,yang mana perbaikan nya tidak terhalang oleh cuaca sehingga rambu rambu tersebut akan berfungsi baik dan pengamanan  keselamatan pengemudi menjadi lancar  jika musim penghujan tiba," terang perempuan asal Malang ini. (Rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10