Skip to main content

Untuk Mengulur Waktu, PT SIP Sering Mangkir Sidang

SURABAYA (Mediabidik) – Sidang gugatan perdata antara PT Surya Inti Permata dengan Soegiarto warga jalan Jemur Andayani 50 Surabaya yang digelar di ruang sidang Garuda 2 Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (19/6) kemarin batal dilaksanakan. Pasalnya pihak Surya Inti Perkasa (SIP) selaku pengugat tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Soegiarto selaku tergugat ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, saya bukan disidang ini, di sidang ini mereka (SIP-red) ingin membatalkan sertifikat saya, karena saya urusannya masih di Polda dan yang gugat sidang adalah pihak Surya Inti Permata.

"Jadi, pada tahun 2015 Oktober tanah saya diserobot,  saya urus dikelurahan, kemudian di mediasi, dipanggil dia (SIP) tidak datang dan menunjukan surat yang tidak ada juntrungnya. Karena tidak ada titik temu sesuai butir ke empat kita menenpuh jalur hukum."terangnya.

Soegiarto juga menjelaskan, sidang ini sejak Januari 2017, saya direlaas 23 Desember 2016, kalau di pengadilan kemarin, pihak SIP mendatangkan saksi dan pegawai PT Kertabakti yang datang menjelaskan bahwa PT SIP berkongsi dengan PT Kertabakti Rahardja.

"Bahwa, Surya Inti Permata (SIP) yang punya tanah dan PT Kertabakti yang ngembangkan, saya tidak tau penjanjian mereka gimana. Intinya Surya Inti dia bondo tanah dan Kertabakti pengembangnya."paparnya.

Sewaktu di tanya soal perkembangan di Polda Soegiarto menjelaskan, saya Cuma keluar SP2P tiga kali selama satu tahun setengah," Saya ngak tau di cut nya dimana ini, karena ngak jalan-jalan penyelidikannya, makanya saya terus dilaporkan ke pengadilan untuk membatalkan sertifikat saya,"katanya.

Dia juga menambahkan, luas tanah saya 540 m2 yang diserobot separoh kurang lebih 250 an sesuai sertifikat," Waktu itu sudah di Polda sampai pengukuran lokasi tanah saya, dan memang kalau dilihat sudah ada peta bidang dari BPN dan disaksikan Muspika setempat,"imbuhnya.

Diwaktu bersamaan Kam Liang Nioa atau yang akrab dipanggil Lia pengacara dari Soegiarto mengatakan, kita masih jalani sidang, saat ini masih agenda saksi jadi belum putusan, mungkin sebentar lagi.

"Cuman disini, pihak SIP tidak ada itikad baik dan sering menunda juga, jadi terlalu lama. Padahal dia yang berkompensi seharusnya cepat menyelesaikan, tapi setiap kali kita hadir, dia (SIP) banyak sekali menunda-nunda karena ketidak hadirannya,"ungkapnya.

Perempuan berkacamata ini juga menambahkan, kita masih tolelir, jadi setiap kali ada agenda sidang dia (SIP) ketidak hadirannya itu ada, jadi buat lama dan mengolor waktu," Sidang mulai Februai, jadwalnya satu minggu satu kali. Jadi kalau mereka tidak datang seringkali buat kita terhambat, saya merasa tidak ada itikad baiknya, kalau memang mereka ajak damai ngak masalah, kalau memang mereka ingin miliki tanah itu mereka harus beli dari kita, karena kita punya semua bukti kepemilikan,"pungkasnya.

Perlu diketahui, munculnya surat gugatan perdata melalui relaas panggilan Nomor : 986/Pdt.G/2016/PN.Sby dari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kepada Soegiarto warga Jemur Andayani 50 Surabaya, dengan pengugat PT SIP hanya untuk merebut lahan milik Soegiarto dengan cara membatalkan sertifikat hak milik (SHM) No : 2943 milik Soegiarto. Setelah yang bersangkutan (Soegiarto) melaporkan Bing Gwan dan Sony Wibisono Direktur PT Kertabakti Raharja selaku pengembang Apartemen Madison dengan perbuatan melanggar hukum Pasal 406, 167 dan 385 KUHP. (pan)

Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt