Skip to main content

Pertengahan Januari Gedung Baru Dewan Bisa Ditempati

Mediabidik.com - Pertengahan Januari 2020 gedung baru DPRD Surabaya bisa ditempati. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya setelah meninjau kondisi gedung baru DPRD Surabaya bersama 4 unsur pimpinan dewan, Sekertaris Dewan (Sekwan), Cipta Karya dan pelaksana pekerjaan. Kamis (2/1/2020).

Reni Astuti Wakil Ketua DPRD Surabaya mengatakan, tadi kami berempat sudah mengecek bersama dengan sekwan, cipta karya dan pelaksana pekerjaan, dalam hal ini dinas terkait.

"Kita sudah melihat kesana kondisi kesiapan salah satunya. Dan sudah kita cek dari lantai 1, beberapa ruang fraksi dan banmus serta beberapa ruangan yang nanti akan dipakai," ujar Reni kepada media ini.

Masih kata Reni, kemudian saya menanyakan kepada cipta karya, sebenarnya gedung ini secara keseluruhan bisa digunakan kapan?. Kemudian diperkirakan sudah bisa digunakan dipertengahan Januari ini.

"Kalau kita melihatnya, semooga dipertengahan sekitar 13 Januari ini, harapannya sudah bisa dipergunakan," harapnya.

Lebih lanjut, politisi perempuan dari fraksi PKS menambahkan, nanti kalau setting tempatnya, pimpinan dewan tetap disini tempatnya (gedung lama-red). Ruang komisi tetap disini, ruang fraksi pindah di belakang, kemudian anggota dewan masing-masing punya ruang sendiri.

"Kemudian ruang Banmus, Banggar dan pembentukan perda juga ada di belakang. Pimpinan dewan tidak meninggalkan teman teman wartawan dan media masih tetap disini, tapi harapannya nanti dan sudah kita sampaikan ke sekwan ruang untuk wartawan nanti lebih luas. Jadi nanti raung fraksi Demokrat akan digunakan untuk teman teman media," paparnya.

Lanjut Reni, kemudian dibelakang nanti ada ruangan serbaguna, kalau nanti ada tamu yang banyak atau rapat, misalnya Komisi A atau Banggar mau rapat dengan seluruh lurah atau mengundang seluruh kepala puskesmas. Ada ruangan yang cukup untuk itu.

"Misalkan ada kondisi kondisi yang membutuhkan kita berkordinasi disitu," pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan Iman Krestian Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) saat dikonfirmasi menyampaikan, sudah siap ditempati, tadi sudah ada kunjungan pimpinan dewan dan sekwan. Kami juga sudah menjelaskan kalau serah terima kunci sudah kami serahkan minggu lalu, setelah pekerjaan itu selesai.

"Per tanggal 20 Desember 2019, sudah diterima oleh Sekwan bagian pengamanan. Karena pada saat itu teman teman Sekwan, tidak ada ditempat. Jadi serah terima kunci sudah diaerahkan ke Pamdal Sekwan, "terang Iman.

Iman menuturkan, kalau serah terima gedung itukan sudah tahun lalu, begitu gedung baru sudah selesai kita sudah serah terimakan ke Sekwan. Cuman kemarin, gedung sudah serah terima ke Sekwan, tapi yang interior kita serahkan lagi ke Sekwan.

"Hingga serah terima sudah selesai kalau urusan adminitrasi dan macam macamnya. Tinggal Sekwan yang manfaatkan, nah ini tadi Sekwan sudah ke lokasi dan menata ruangan. Kemungkinan minggu depan sudah ada konsolidasi dengan pimpinan pimpinan fraksi, untuk membagi ruangan-ruangan ini, untuk anggota siapa." tuturnya. (pan)




Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Walikota Surabaya Jamin Tarif Trem Terjangkau

SURABAYA (Media Bidik) - Rencana proyek transportasi angkutan massal (AMC) berupa trem di Kota Surabaya semakin memperlihatkan progres signifikan.  Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Jenderal Perkeretapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang reaktivasi jalur kereta api dalam kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/9). Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken pada 28 April lalu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan dalam sambutannya mengatakan, setelah dilakukannya penandatanganan PKS tersebut, pembagian tugas antar instansi menjadi lebih detail. Kemenhub akan melaksanakan pembangunan proyek menggunakan APBN. Lalu PT KAI kebagian tugas menyiapkan lahan untuk depo trem serta pengoperasionalan moda transportasi tersebut...