Skip to main content

Ini Jawaban PDAM Soal Alih Fungsi Aset dan Disewakan

Mediabidik.com - Direktur utama PDAM Surya Sembada kota Surabaya membenarkan adanya aset milik PDAM Surabaya yang sudah beralih fungsi dan disewakan. Hal itu dilakukan pihak PDAM bertujuan untuk inventarisir serta mendayagunakan seluruh aset yang telah di kuasai oleh pihak lain.

Hal itu disampaikan Mujiaman Sukirno saat dikonfirmasi BIDIK, Selasa (14/1/2020) melalui ponselnya mengatakan, jadi PDAM itu mengenai aset kita harus kuasai, yang belum dikuasai harus dikuasai dan sudah dikuasai dimanfaatkan supaya produktif.

"Jadi yang belum dikuasai misalnya, ditempati orang, karyawan yang sudah tua-tua dan anak turunnya. Daripada nanti timbul konflik, supaya ngak timbul konflik disewakan dulu lebih murah," ucap Mujiaman.

Lebih lanjut Mujiaman menambahkan, ada yang disewakan ke karyawan yang aktif, ada juga yang dipakai oleh karyawan yang tidak mendapat tunjangan perumahan. "Jadi macam macam persoalannya," ujarnya.

Masih kata Mujiaman menerangkan, dalam rangka penggelolaan aset, yang pertama kita memastikan paling rendah itu penguasaan. Karena setelah saya disini saya cek aset-asetnya ada yang tidak dikuasai PDAM, hampir disetiap pasar yang ada di Surabaya. 

"Itu dulu ada di setiap ponten (WC Umum), juga dikampung-kampung. Karena dulu jaman belanda air belum nyampai ketempat itu, pemerintah harus siapkan tempat penampungan air untuk orang kampung situ. Itu ada tanah-tanah milik pemerintah akhirnya ditempati oleh orang lain, mungkin itu keturunan dari karyawan PDAM," terangnya.

Apa yang akan kita lakukan kalau sudah seperti itu, sudah turun temurun merasa sudah memiliki, kita jelaskan. Yang pertama adalah mengakui menyewa misalkan, ada yang menyewanya sangat murah, misalnya Rp1 juta. 

"Tapi itu satu poin buat kita, kalau itu aset milik PDAM. Baru tahun berikutnya kita ganti orang kita sesuaikan dengan harga baru," ucapnya.

Masih menurut Mujiaman, kedepannya kantor kita juga begitu, kantor PDAM seluas 18000 m2 yang kita pakai rencananya pada akhir 2020 hanya 8000 m2 dan yang 10000 m2 kita buat open space untuk anak anak muda Surabaya. Yang mau berusaha punya kantor kita sewakan, untuk memfasilitasi tenaga kerja Surabaya.

"Memang harus seperti itu, kita harus efesien. Jadi demikian aset-aset itu dulunya pemerintah kota, tapi sudah di Perda kan dan dipisahkan. Sehingga dikuasai oleh PDAM dan PDAM tidak boleh diam saja dan harus dimanfaatkan," ungkapnya.

Mujiaman menjelaskan, pertama yang belum sertifikat harus disertifikatkan, ada yang sudah bersertifikat tapi tidak bisa kita kuasai, ada beberapa ribu meter persegi di pasar Larangan Sidoarjo. 

"Selain itu ada di Pasuruan, Pandaaan yang akan di dayagunakan. Target utama adalah menguasai, melegalkan dan mendayagunakan,"pungkasnya. (pan)

Foto : Direktur utama PDAM Surya Sembad Surabaya Mujiaman Sukirno


Comments

  1. Saya ibu EVA FIORENTINA APRILA  dari palembang mengucap syukur kepada allah,karna melalui bantuan dari aki abdul jamal yg sebesar 20m kini saya sudah bisa menjalankan usaha saya lagi.Puji syukur saya panjatkan kepada Allah yang telah mempertemukan saya dengan Aki Abdul Jamal dan melalui bantun pesugihan putih beliau yang sebar 5M inilah yang saya gunakan untuk membuka usaha selama ini,makanya saya sengaja memposting pesang sinkat ini biar semua orang tau kalau Aki Abdul Jamal bisa membantuh kita mengenai masalah ekonomi dengan bantuan pesugihan putihnya yang tampa tumbal karna saya juga tampa sengaja menemukan postingan orang diinternet jadi saya lansun menhubungi beliau dan dengan senang hati beliau mau membantuh saya,,jadi bagi teman teman yang mempunyai keluhan jangan anda ragu untuk menghubungi beliau di No Wa 085-254-384-488- rasa
    senang ini tidak bisa diunkapkan dengan kata kata makanya saya suatu hari nanti saya akan berkunjun ke kediaman Aki untuk silaturahmi.Wassalam dari saya ibu EVA FIORENTINA APRILA dan untuk lebih lenkapnya silahkan buka blok Aki disini PESUGIHAN UANG GAIB TANPA TUMBAL

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

“NUUBON” Nugget Udang Rebon Kelurahan Sukolilo Baru, Hasil Karya Universitas Muhammadiyah Surabaya

SURABAYA - Pada tanggal 31 Juli 2022 tepatnya minggu kedua dari pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2022, kelompok KKN Berdaya Sukolilo Baru telah berhasil melaksanakan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi inovasi produk baru yaitu demo pembuatan "Nugget Udang Rebon". Kegiatan demo inovasi produk baru ini dilaksanakan di halaman Kelurahan Sukolilo Baru. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama adalah sosialisasi produk dan demo masak nugget udang rebon dan sesi kedua adalah sosialisasi pemasaran produk secara online.  Proses pembuatan nugget udang rebon ini cukup mudah tetapi untuk mengelola udang rebon sendiri apalagi yang masih basah membutuhkan waktu.  "Artinya udang rebon basah yang telah dibersihkan dari kotoran itu ditiriskan hingga kadar airnya berkurang. Selain itu juga untuk menambah cipta rasa yang unggul udang rebon basah ini harus dikukus kurang lebih 5-10 menit. Selanjutnya, bi

Robot Trading, Disinyalir Banyak Oknum Bermain Untuk Mendapat Harta Ilegal

Surabaya - Akhir akhir ini, bisnis Trading nampak menjadi primadona. Bahkan dari bisnis ini, saat ini banyak Orang Kaya Baru (OKB) di Indonesia.  Sebenarnya tidak ada masalah jika tidak ada pelanggaran hukum didalamnya.  Dengan menjamurnya bisnis robot trading ini, maka banyak oknum yang sengaja bermain untuk mendapat harta dengan ilegal (tidak terdaftar dan tidak sesuai aturan OJK, red) dan berujung pada kasus hukum.  Seperti pada kasus robot trading Evortrad yang tengah disidangkan di Pengadilan Negri Malang.  Setelah pelimpahan kasusnya di Kejari Malang, maka disidangkanlah kasus ini dengan agenda awal pemeriksaan saksi-saksi.  Mengamati dari proses persidangan, nampak ada "Hukum Rimba" dalam bisnis ini. Artinya siapa yang kuat, dialah yang menang.  Menarik disimak, kasus sangkaan penipuan dilaporkan oleh beberapa orang member robot trading Evortrade dibawah PT. EVOLUSION PERKASA GROUP.  Anehnya, saat disidang, saksi pelapor mengaku tidak tahu apa apa. "K