Skip to main content

Posts

Pemkot Kurang Serius Atasi Banjir Surabaya Barat

SURABAYA(Media Bidik) - Rawannya banjir yang ada di wilayah Surabaya Barat, mendapat perhatian Wakil ketua DPRD Surabaya Masduki Toha dari fraksi FPKB yang secara tegas mengatakan jika Pemkot Surabaya masih kalah piawai dengan Pemkab Gresik yang berhasil mendapatkan proyek pembangunan tanggul dengan dana APBN disepanjang sungai Lamong. Selama musim hujan tiba, masyarakat Surabaya bagian barat masih harus dihadapkan dengan masalah genangan air yang tinggi diwilayahnya, karena disamping menjadi tampungan debit air hujan yang diperparah oleh meluapnya sungai Brantas. Dan kondisi ini hanya bisa diatasi dengan pembangunan tanggul dan perbaikan drainase.   Masduki Toha menilai bahwa selama ini Pemkot Surabaya hanya memperhatikan beberapa wilayah di Kota Surabaya, utamanya pusat kota, sementara untuk bagian barat terkesan ada prilaku pembiaran.   "Bicara soal banjir yang selalu dikatakan sebagai genangan, seharusnya tidak hanya bicara di s...

Kerja Bakti Massal Guna Antispasi Wabah DBD

SURABAYA(Media Bidik) – Mendapat peringkat teratas terkait kasus penyakit Demam Berdarah (DBD) dari tiga besar kecamatan se kota surabaya. Kecamatan Sawahan melakukan berbagai cara penanganan, yang sudah dilakukan mulai dari kegiatan bersih - bersih hingga melakukan sosialisasi kepada warga tentang bahaya penyakit demam berdarah. Hal tersebut dikatan Muslich Hariadi, S.Sos Kecamatan Sawahan Kota Surabaya," Penyakit demam berdarah yang menyerang di wilayah kecamatan sawahan ini sebenarnya sangat menurun bila di bandingkan dengan tahun lalu,namun masih tetap tinggi dibandingkan dengan di beberapa wilayah kecamatan lain,"ujarnya " Menurut data yang ada Ada, 9 warga yang terserang penyakit demam berdarah yang ada di dua wilayah kelurahan di kecamatan Sawahan," Katanya senin (09/02/2015) saat di temui di ruang kerjanya. Muslich menuturkan, Penyakit Deman Berdarah yang menyerang beberapa warga yang ada di dua kelurahan tersebut sudah di lakukan upa...

Polrestabes Surabaya Ungkap Produksi Snack Kadaluarsa

SURABAYA(Media Bidik) – Satuan Unit Pidana Ekonomi Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil ungkap pembuat produksi makanan ringan (snack) yang sudah dikemas bermerk " Banjir Duit " yang siap edar dan dijual di pasaran diduga terbuat dari bahan dasar wafer reject (kadaluarsa) yang terindikasi sebagai bahan campuran pembuat pakan ternak yang sangat berbahaya di komsumsi untuk anak-anak sekolah. AKBP Sumaryono Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, Terungkapnya kasus makanan ringan berbahan dasar wafer reject (kadaluarsa) yang dikemas dalam bentuk shacet yang siap di jual belikan dan beredar di pasaran. Kronologis pengungkapan kasus makanan ringan berkadaluarsa tersebut, berdasarkan informasi dari masyarakat. Petugas Satreskrim Polrestabes Surabaya, berhasil menghentikan satu unit truk Nopol S 8224 UQ yang mengangkut makanan ringan bermerk "Banjir Duit" yang sudah dikemas dalam bentuk shacet. "Setelah dicek ternyata betul, Mak...

Pelantikan Kadishub Sebagai Direktur LLAJ Sudah Prosedural

SURABAYA (Media Bidik)   – Isu yang berkembangan dilingkungan Pemkot Surabaya terkait pelantikan Kadishub Surabaya Eddi yang diangkat sebagai Direktur Lalu Lintas Angkutan Jalan(LLAJ) di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang dianggap tidak sesuai prosedur ternyata tidak benar alias salah besar.   Berdasarkan data dan keterangan yang di  dapat Kadishub Surabaya saat dikonfirmasi Sabtu (7/2) terkait polemik yang berkembang selama ini, beliau menunjukan beberapa surat persetujuan dari walikota Surabaya pertanggal 28 Januari 2015, sekaligus membuktikan bahwa pengangkatan dirinya sebagai Direktur  LLAJ di Kemenhub Jakarta. Ternyata sudah sesuai prosedur dan sudah sesuai dengan mekanisme yang ada.   Adapun  persyaratan maupun prosedur yang sudah dilalui oleh Eddi Kadishub Surabaya sebelum menjabat sebagai Direktur LLAJ Kemenhub Jakarta, sesuai Undang – Undang No 5 Tahun 2014 tentang  Aparatur Sipil Negara(ASN) dan Peraturan Pemerintah(PP) No 53 Tahun 2010 ten...

Antisipasi DBD, Kecamatan Rungkut Bentuk Tim Pemantau PSJM

SURABAYA(Media Bidik) – Setelah mendapat predikat dua besar kategori kecamatan yang paling rawan wabah Demam Berdarah (DBD) di sebabkan nyamuk Aedes aegypy, kecamatan Rungkut surabaya membentuk team Pemantau Sarang Jentik Nyamuk(PSJM),tujuannya adalah untuk mengantisipasi kemungkinan buruk memawabahnya kasus DBD diwilayah kecamatan Rungkut Surabaya. Menurut data yang ada, di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Medokan Ayu sering menangani wabah penyakit DBD yang ada ditiga Kelurahan diwilayah  kecamatan Rungkut. Ridwan menjelaskan, Sebenarnya kasus wabah DBD ini bukan di wilayah kecamatan Rungkut, ada 2 Puskesmas masing-masing membawahi 3 kelurahan salah satunya Puskemas Medukan Ayu yang paling banyak menangani wabah penyakit demam berdarah. "Bukan kecamatan rungkut yang terkena kasus DBD, tapi salah satu Puskesmas yang ada di wilayah kecamatan rungkut. Ada 7 warga yang terserang DBD yang di tangani Puskesmas tersebut," Kata Ridwan.Jumat (06/02...

Kadishub Surabaya Di Duga Melanggar UU No 5 Tahun 2014

SURABAYA(Media Bidik)  - Kabar kepindahan Kadishub Surabaya Eddi di Kementerian Perhubungan(Kemenhub)Jakarta. Yang sekarang menduduki posisi baru sebagai Direktur Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), menimbulkan keresahan dilingkungan Pemkot Surabaya. Pasalnya kepindahan Eddi di Kementerian Perhubungan Jakarta tanpa disertai surat persetujuan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yaitu Walikota Surabaya, dalam mengikuti tes seleksi maupun surat pemberitahuan dari penyelenggara seleksi (Kemenhub) kepada Walikota Surabaya kalau yang bersangkutan lulus tes. Pemkot Surabaya melalui Kabag Humas M. Fikser memberikan penjelasan terkait prosedur kepindahan pejabat dari satu instansi ke instansi lain. Hal ini sehubungan dengan kabar kepindahan Kadishub Surabaya Eddi ke Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (kemenhub). "Adapun langkah awal adalah permohonan peserta seleksi kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) guna mengikuti seleksi, pernyataan persetujuan dari PPK...

Kasus Pungli SKDU Masih Proses Pemeriksaan

S URABAYA (Media Bidik) – Dari hasil rekomendasi Ombusman Republik Indonesia (ORI) terkait   pungutan liar(Pungli) tentang perijinan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) yang melibatkan beberapa perangkat daerah dilingkungan Pemerintah kota Surabaya hingga hari ini masih dalam tahap pemeriksaan team Adhock yang terdiri dari masing-masing SKPD.   Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota Surabaya, Mia Santi Dewi saat dikonfirmasi Kamis(5/2) mengatakan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan atasan langsung, hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. "Sebagian sudah jalan pada pemeriksaan atasan langsung. Sebenarnya kalau dari inspektorat sendiri sudah selesai pemeriksaannya. Karena kan kita mengacu pada PP no. 53 tadi, jadi tetap harus diproses sama atasan mereka masing-masing," papar Mia. Mia menjelaskan, bahwa kasus tersebut tergolong pelanggaran ber...