Skip to main content

Rampung Akhir Juli, Penataan Kalimas Dikebut Tiga OPD

SURABAYAIMediabidik.Com – Proyek penataan dan revitalisasi kawasan Kalimas terus menunjukkan tren positif. Saat ini, total progres pengerjaan fisik secara keseluruhan diperkirakan telah menyentuh angka 90%. Pemerintah Kota Surabaya menargetkan seluruh proyek infrastruktur di sepanjang segmen Kalimas ini rampung serentak pada tanggal 25 Juli 2026.

​Harindrayana Kabid Bangunan Gedung DPRKPP kota Surabaya mengatakan, pengerjaan proyek berskala besar ini dibagi ke dalam empat segmen, mulai dari kawasan Monkasel (Monumen Kapal Selam) hingga kawasan Jembatan Siola.
​"Target utama semua harus selesai tanggal 25 Juli. Namun, prioritas saat ini difokuskan pada segmen satu, yaitu mulai dari kawasan Monkasel hingga Jembatan WTC," ujar Harindrayana kepada media ini, Rabu (1/7/2026).

​Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari sinergi tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya yang berbagi peran sesuai tupoksinya:
​Dinas Cipta Karya: Bertanggung jawab penuh atas pembangunan seluruh fasilitas dermaga penunjang wisata air di sepanjang sungai.

​Dinas Bina Marga: Menangani infrastruktur jalur pedestrian (pedestrian track) dan jogging track yang membentang dari kawasan Monkasel hingga Siola.

​Dinas Lingkungan Hidup (LH): Berfokus pada estetika kawasan, mulai dari penataan taman-taman di pinggir sungai hingga pemasangan lampu hias.

​Khusus untuk segmen satu di area Monkasel, Pemkot Surabaya saat ini masih terus berkoordinasi intensif dengan Balai Besar Wilayah Sungai di Wiyung dan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) terkait pemanfaatan lahan di sepanjang bantaran sungai untuk memaksimalkan penataan. 

​Revitalisasi Dermaga dan Kesiapan Fasilitas Wisata Air. 

​"Proyek penataan ini mencakup perbaikan sejumlah dermaga lama (existing) maupun pembangunan titik dermaga baru. Anggaran total yang dikucurkan khusus untuk pengerjaan dermaga di seluruh titik ini mencapai sekitar Rp3 miliar."terang Harindrayana. 

Beberapa titik penataan dermaga antara lain, Dermaga Existing, Dermaga di Taman Prestasi, dermaga di dekat Jembatan DPRD (Yos Sudarso), Dermaga Grahadi, Dermaga Ngemplak (dekat taman bacaan), dan Dermaga Siola.
​Dermaga Baru. Dermaga di kawasan Delta Plaza (BMX) yang saat ini pengerjaannya telah selesai, dermaga di Taman Prestasi yang juga sudah rampung, serta Dermaga Peneleh (dekat Siola) yang kini memasuki tahap finishing dengan progres 90%.

​"Nantinya, dermaga-dermaga ini disiapkan untuk mewadahi atraksi wisata air baru, salah satunya adalah wahana jet ski sungai yang akan dikelola oleh Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Surabaya. Berbeda dengan area laut seperti di Romokalisari, wahana jet ski di Kalimas ini akan disesuaikan dengan karakteristik sungai yang lebih kecil guna memastikan keamanan pengunjung. "papar Harindrayana. 

​"Setelah seluruh pengerjaan selesai pada akhir Juli, kawasan wisata Kalimas diharapkan bisa langsung melakukan persiapan akhir sebelum resmi dioperasikan secara penuh untuk masyarakat umum.  " pungkasnya. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah