Skip to main content

Tahun Depan Pemkot Prioritaskan Perluas Kandang Sapi RPH Osowilangon

SURABAYAIMediabidik.Com– Pemerintah Kota Surabaya tengah mempersiapkan rencana ekspansi kapasitas penampungan sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Osowilangon. Rencana ini digulirkan guna mengoptimalkan operasional dan memfasilitasi kebutuhan para mitra jagal yang aktif di kawasan tersebut.

​Hal itu disampaikan Harindrayana Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya mengatakan, rencana penambahan lahan kandang saat ini, aset lahan kosong milik kelurahan setempat yang belum dimanfaatkan secara produktif dibidik untuk menjadi lokasi perluasan. 

"Menurut estimasi awal, dibutuhkan tambahan lahan sekitar 5.000 meter persegi untuk merealisasikan pembangunan fasilitas baru ini. ​Pembangunan tersebut nantinya akan difokuskan pada pembangunan kandang sapi baru guna meningkatkan daya tampung. "ujar Harindrayana, kepada media ini, Rabu (15/7/2026). 

​Harindayana menerangkan, peningkatan kapasitas hunian ternak, dari kapasitas saat ini yang berkisar di angka 50 ekor menjadi target kapasitas baru yang dapat menampung hingga 150 ekor sapi per malam.

​Meskipun sebelumnya sempat beredar wacana dari pihak manajemen RPH untuk memproyeksikan kapasitas hingga 500 ekor, rencana realistis yang saat ini digodok bersama Walikota difokuskan pada penambahan kapasitas ke angka 150 ekor tersebut. 

​"Alokasi anggaran dan prioritas wilayah
​proyek perluasan kandang sapi ini direncanakan berjalan menggunakan pos anggaran tahun depan. Proyek ini juga telah masuk ke dalam daftar prioritas pembangunan daerah. "terang Harindrayana. 

Rencana pembangunan ini diproyeksikan akan didukung oleh alokasi dana SiLPA yang diperkirakan mencapai sekitar Rp516 juta.

​"Dengan adanya perluasan ini, RPH Pegirian diharapkan dapat memfasilitasi aktivitas pemotongan hewan yang mayoritas berlangsung aktif pada malam hingga subuh hari secara lebih higienis, tertata, dan berkapasitas memadai. "pungkas Harindrayana. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah