SURABAYAIMediabidik.Com– Pemerintah Kota Surabaya hal ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) tengah membenahi elevasi lantai agar aliran air bekas pemotongan sapi mengalir lancar.
Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya, Harindrayana mengatakan, benar saat ini kami sedang memperbaiki elevasi lantai agar air yang bekas pemotongan sapi terbuang lancar.
"Mulai Selasa tanggal 7 Juli kemarin sudah langsung kita kerjakan mas, karena kita targetkan tiga minggu perbaikan elevasi lantai RPH Osowilangon selesai,” ujar Harindrayana di Surabaya, Rabu (08/07/2026).
Ia menambahkan, selama perbaikan elevasi lantai RPH Osowilangon tidak akan mengganggu operasional para jagal saat memotong sapi.
Harindrayana menerangkan, perbaikan elevasi lantai optimis bisa selesai tiga minggu, karena hanya pekerjaan minor saja.
Terjadi elevasi, terangnya, karena bangunan RPH Tambak Osowilangun sebelumnya bekas tempat sampah, sehingga lahan labil.
"Yang namanya bekas sampah meski sudah diurug mungkin sampahya ada yang mengembang, sehingga membuat lantai menyembul ke atas,”terang Harindrayana.
Lebih jauh ia mengatakan, berdasarkan hasil survei lapangan yang telah dilakukan sejak Selasa pekan lalu perbaikan difokuskan pada pembenahan sistem drainase.
Selama ini, jelas Harindrayana, saluran pembuangan dinilai kurang lancar dalam mengalirkan sisa darah dan limbah air dari lantai jagal menuju ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Fenomena settlement atau penurunan struktur bangunan yang lumrah terjadi pada bangunan baru, tambah Harindrayana, diidentifikasi sebagai salah satu pemicu kurang optimalnya elevasi saluran pembuangan di area kerja utama tersebut.
Untuk mengatasi hal tersebut, kata Harindrayana, direncanakan pembuatan sistem crossing berupa empat titik saluran kecil baru, yang akan memotong dan mengalirkan genangan air di bagian tengah langsung ke saluran utama.
Selain itu, tambah Harindrayana, penyesuaian ulang elevasi atau kemiringan saluran juga akan dilakukan agar aliran air dan limbah dapat turun lebih cepat dan efisien.
"Kita optimis tiga minggu perbaikan elevasi RPH Osowilangon kelar, agar limbah pasca pemotongan sapi langsung mengalir ke pembuangan yang sudah disiapkan,”ungkap Harindrayana.
Sementara itu, Dirut PT RPH (Rumah Pemotongan Hewan) Fajar Arififianto Isnugroho mengatakan, persoalan yang diungkapkan mitra jagal sekarang ini adalah elevasi saja. Elevasi cukup mendasar, ketika elevasi itu selesai maka genangan air itu masuk ke parit.
Jadi, beber Fajar, apa yang diminta oleh jagal soal elevasi saja. Kalau soal fasilitas semua sudah kita penuhi mulai dari lampu, katrol, air, ipal, jadi tidak alasan untuk tidak potong sapi. Hanya saja saat ini pasokan sapi memang lagi berkurang.
"DPRKPP Kota Surabaya saat ini sedang memperbaiki elevasi, dan selama perbaikan tidak mengganggu pemotongan sapi, ya kita kawal saja,” tutup Fajar. (red)
Comments
Post a Comment