Skip to main content

Hiswana Migas Sebut Pasokan BBM Aman, Warga Tidak Perlu Khawatir

SURABAYAIMediabidik.Com - Pengusaha SPBU yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kota Surabaya menyebut pasokan BBM di Surabaya sudah dua hari ini mulai lancar, setelah sebelumnya tersendat.

Sekretaris DPC Hiswana Migas Kota Surabaya, Sida Phinasti mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir antri mengisi BBM di SPBU-SPBU karena pasokan sudah normal dan lancar kembali.

"Kalau sekarang sih update nya sudah sudah lancar, bahkan Sabtu- Minggu kemarin sudah lancar jadi masyarakat tak perlu khawatir kesulitan BBM di SPBU-SPBU,”ujar Sida Phinasti di Surabaya, Rabu (01/07/2026).

Ia menjelaskan, dari informasi anggota kita khusus yang ada di Surabaya sebanyak 94 anggota Hiswana Migas, pasokan BBM ke SPBU sudah tidak lagi ada kendala signifikan.

Pasokan, jelas Sida, sekarang ini lancar distribusi BBM nya. Seluruh informasi pasokan maupun kendala itu kita diinfokan oleh Pertamina.

"Kemarin katanya sempat ada kendala tapi kita sekarang sudah lancar lagi. Kemarin memang sempat  merasakan ada kendala ke SPBU, tapi sejak Sabtu-Minggu kemarin sudah lancar pasokannya,”ungkap Sida.

Dirinya mengakui jika pekan lalu memang terjadi keterlambatan pasokan, namun hanya distribusinya yang belum lancar pekan lalu. "Tapi sekarang sudah aman pasokannya,”bebernya.

Lebih jauh Sida mengatakan, soal kurang pasokan pekan lalu kami kurang paham sebenarnya ada permasalahan apa, cuma sempat ada keterlambatan dan pengiriman gitu aja. 

Ditanya apa ada kerugian saat pasokan BBM ke SPBU tersendat pada pekan lalu, Sida mengatakan sejauh ini belum ada karena kan hanya beberapa haru saji pasokan BBM tersendat.

"Cuma kita ini kan yang berhadapan langsung sama konsumen. Kadang-kadang kalau kita ditanya sama konsumen ini kan kita jadi bingung jawabnya apa. Cuman sih kalau sampai ada gejolak sih saya rasa enggak ada,” tutur Sida.

Dirinya kembali menambahkan, anggota Hiswana Migas Kota Surabaya sangat banyak tersebar tidak hanya di Surabaya saja, tapi ada di Sidoarjo, bahkan Jogjakarta.

Hanya, ungkap Sida, yang kemarin tersendatnya pasokan BBM hanya terjadi di Surabaya. “Khusus anggota kita di Surabaya ada 94 pengusaha SPBU,” pungkasnya.(red)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah