Skip to main content

Piala Ketua DPRD Surabaya Siap Cetak Talenta Muda Berkualitas


SURABAYAIMediabidik.Com
- Turnamen Progresif merebutkan Piala Ketua DPRD Surabaya bakal bergulir selama dua hari, 25–26 Juli 2026, di Lapangan Poral, Lidah Wetan.

Sebanyak 30 tim turut berpartisipasi sebagai peserta, dengan terbagi menjadi dua kategori yakni Kelompok Umur (KU) 10 dan KU-12 tahun.

Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri menyambut positif bergulirnya kompetisi tersebut. Sebab baginya, sepak bola sudah menjadi salah satu bagian penting dari Kota Pahlawan.

"Sepak bola di Surabaya ini sudah menjadi sebuah kebanggaan. Bahkan banyak pemain hebat di kancah nasional yang dimunculkan di kota ini," ujar Syaifuddin, Senin (20/7/2026).

Ia melihat kompetisi seperti ini harus terus dilakukan secara regular, bukan hanya untuk melahirkan pemain hebat saja, melainkan akan menumbuhkan semangat kompetitif yang berkualitas.

"Tentunya salah satu bentuk pembinaan atlet usia muda itu dengan berjalannya kompetisi secara regular. Pembentukan mental kepada pemain muda itu sangat perlu, termasuk mental juara dan mental sportivitas," pungkas legislator yang akrab disapa Kaji Ipuk ini.

Ia berharap turnamen sepak bola kelompok umur yang dimotori PS Mitra ini menjadi wadah bagi para pemain usia dini untuk mengasah bakat, karena karir mereka di dunia sepak bola masih sangat panjang.

"Semoga dalam turnamen ini akan melahirkan pemain-pemain hebat yang di kemudian hari membanggakan Kota Surabaya dan Indonesia. Semoga berjalan sukses, selamat bertanding dan tetap jaga sportivitas," tutupnya.

Sementara itu Ketua Umum PS Mitra Surabaya, Abdullah, sependapat dengan pernyataan Syaifuddin Zuhri tentang betapa pentingnya pembinaan bagi pemain usia dini. Terlepas dari segala hal, dirinya berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga turnamen ini tetap konsisten digelar.

"Terima kasih kepada semua pihak yang turut mensupport kompetisi pembinaan ini, khususnya Ketua DPRD Kota Surabaya. Pembinaan usia dini sangat penting karena menjadi modal dasar untuk menciptakan talent-talent pesepak bola yang saat ini juga menjadi kekuatan ekonomi rakyat baik dari segi industri olahraga, terlebih lagi khususnya saat mereka masuk dalam profesional," ujar Abdullah.

Turnamen ini berjalan dengan memakai sistem setengah kompetisi dan dilanjutkan sistem gugur. Peserta berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) terkemuka akan bersaing merebutkan piala bergengsi Ketua DPRD Surabaya. (*) banyak pemain hebat di kancah nasional yang dimunculkan di kota ini," ujar Syaifuddin, Selasa (21/7/2026).

Ia melihat kompetisi seperti ini harus terus dilakukan secara regular, bukan hanya untuk melahirkan pemain hebat saja, melainkan akan menumbuhkan semangat kompetitif yang berkualitas.

"Tentunya salah satu bentuk pembinaan atlet usia muda itu dengan berjalannya kompetisi secara regular. Pembentukan mental kepada pemain muda itu sangat perlu, termasuk mental juara dan mental sportivitas," pungkas legislator yang akrab disapa Kaji Ipuk ini.

Ia berharap turnamen sepak bola kelompok umur yang dimotori PS Mitra ini menjadi wadah bagi para pemain usia dini untuk mengasah bakat, karena karir mereka di dunia sepak bola masih sangat panjang.

"Semoga dalam turnamen ini akan melahirkan pemain-pemain hebat yang di kemudian hari membanggakan Kota Surabaya dan Indonesia. Semoga berjalan sukses, selamat bertanding dan tetap jaga sportivitas," tutupnya.

Sementara itu Ketua Umum PS Mitra Surabaya, Abdullah, sependapat dengan pernyataan Syaifuddin Zuhri tentang betapa pentingnya pembinaan bagi pemain usia dini. Terlepas dari segala hal, dirinya berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga turnamen ini tetap konsisten digelar.

"Terima kasih kepada semua pihak yang turut mensupport kompetisi pembinaan ini, khususnya Ketua DPRD Kota Surabaya. Pembinaan usia dini sangat penting karena menjadi modal dasar untuk menciptakan talent-talent pesepak bola yang saat ini juga menjadi kekuatan ekonomi rakyat baik dari segi industri olahraga, terlebih lagi khususnya saat mereka masuk dalam profesional," ujar Abdullah.

Turnamen ini berjalan dengan memakai sistem setengah kompetisi dan dilanjutkan sistem gugur. Peserta berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) terkemuka akan bersaing merebutkan piala bergengsi Ketua DPRD Surabaya. (red)

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah