Skip to main content

PDIP Kota Surabaya Gelar Rapat Konsolidasi Pengurus Sekecamatan Pakal

SURABAYAIMediabidik.Com– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menggelar rapat konsolidasi pengurus tingkat Anak Cabang (PAC), Ranting, hingga Anak Ranting se-Kecamatan Pakal dan Benowo. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Perumahan UKA Sememi, Kecamatan Benowo, Minggu (12/7/2026).
 
Rapat dibuka langsung oleh Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya yang juga menjabat Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri. Turut hadir Ketua PAC PDIP Benowo Hambali, Ketua PAC PDIP Pakal Seno, jajaran pengurus KSB Ranting kedua kecamatan, serta Ketua Srikandi SZ Community Hj. Herlina Susilawati Hermansyah.
 
Syaifuddin Zuhri yang akrab disapa Ipuk menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah resmi partai sesuai arahan DPP PDIP di bawah pimpinan Ketua Umum Hj. Megawati Soekarno Putri. Pembentukan struktur baru dilakukan karena masa bakti kepengurusan lama telah berakhir, seiring ketentuan pergantian struktur setiap lima tahun sekali.
 
"Konsolidasi ini murni sesuai aturan partai dan arahan Ibu Ketua Umum. Dalam dua minggu ke depan, paling lambat akhir Juli 2026, seluruh pembentukan Ranting dan Anak Ranting di Surabaya harus selesai," tegasnya.
 
Ipuk juga menjelaskan mekanisme pengusulan calon pimpinan di tingkat ranting: PAC mengajukan 5 nama calon, PAC menyaring menjadi 3 nama, dan DPC berhak menetapkan 2 nama calon ketua ranting. Penetapan akhir akan dilakukan melalui Musyawarah Ranting (Musran).
 
Ipuk menekankan konsolidasi bukan sekadar pembentukan susunan pengurus. Pengurus baru diminta peka terhadap situasi ekonomi saat ini dan bergerak nyata mendorong ekonomi kerakyatan di tengah tekanan fiskal serta arus globalisasi.
 
"Kita harus prihatin dan kokoh menjaga bangsa. Jangan hanya sibuk struktur, tapi fasilitasi dan dorong ekonomi rakyat tumbuh. Selain itu, gerakan menanam pohon dan menjaga lingkungan juga harus diperkuat seiring isu pemanasan global," ujarnya.
 
Pengurus partai juga diamanatkan mengawal serta menyebarluaskan program unggulan Pemerintah Kota Surabaya, mengingat Wali Kota Eri Cahyadi merupakan kader PDIP yang menjalankan visi misi partai.
 
Dalam kesempatan itu, Syaifuddin juga menanggapi keluhan warga terkait bantuan PIP dan KIP yang terhambat karena data desil tidak sesuai kondisi nyata. Ia menjelaskan aturan baru mewajibkan acuan data desil dari BPS, namun warga yang merasa datanya keliru dapat memperbaikinya.
 
"Warga yang seharusnya masuk desil 1–5 tapi tercatat tidak sesuai, bisa melapor ke RT/RW lalu ke Kelurahan untuk perbaikan data. Kader PDIP di lapangan siap memfasilitasi warga yang kesulitan mengurus perubahan data ini," jelasnya.
 
Ia menambahkan alokasi PIP di Surabaya selama ini di bawah pengawasan anggota DPR RI Fraksi PDIP, dan pihaknya berkomitmen memastikan bantuan tepat sasaran bagi yang benar-benar membutuhkan.(***)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah