Skip to main content

DLH Surabaya Perketat Perawatan Berkala Armada Pengangkut Sampah


SURABAYAIMediabidik.Com
- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya terus berupaya mengoptimalkan operasional armada pengangkut sampah di wilayahnya. Meski sebagian besar dari total sekitar 170 unit armada dinilai masih layak jalan, tantangan perawatan dan kedisiplinan operasional menjadi fokus utama pembenahan tahun ini.
 
​Hal itu disampaikan Wasis Sutikno Kabid Kebersihan dan Pemberdayaan Lingkungan Hidup DLH Surabaya menjelaskan bahwa kondisi kendaraan operasional saat ini cukup bervariasi, mulai dari armada baru hingga unit lama. Dari total armada pengangkut sampah, sebanyak 104 unit difokuskan untuk pengangkutan dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) terdiri dari compactor dan truk amroll.
 
"Sementara itu, sisanya (sekitar 60–70 unit dump truck) difungsikan untuk kegiatan kerja bakti, penanganan sampah liar, serta pembersihan sampah hayati di wilayah Surabaya." terang Wasis Sutikno kepada media ini, Jumat (24/7/2026).
 
​Wasis menambahkan salah satu pemicu utama kerusakan berat pada armada adalah faktor kelalaian pengemudi (human error). Kurangnya kepedulian oknum sopir dalam mengecek kondisi dasar kendaraan seperti oli dan radiator sering kali mengakibatkan kerusakan parah hingga harus overhaul.
 
​"Kerusakan parah biasanya terjadi karena kelalaian sopir yang tidak mengecek oli atau radiator. Jika sudah sampai overhaul, proses perbaikannya tentu memakan waktu lebih lama," ujar Wasis Sutikno..
 
​Selain itu, tingginya beban kerja lapangan dan keharusan merespons aduan masyarakat (hotline) dengan cepat kerap membuat jadwal perawatan rutin terabaikan. Sopir sering mendahulukan tugas lapangan ketimbang memasukkan armada ke bengkel sesuai jadwal servis berkala.
 
​Peremajaan dan perbaikan bertahap
​sebagai langkah pembenahan pascapandemi di mana anggaran perawatan sempat teralokasi untuk penanganan Covid-19 DLH Surabaya.
 
"Tahun ini mulai meremajakan dan memperbaiki sarana penunjang, 
​pengadaan kontainer baru. Sebanyak 6 unit kontainer baru telah disiagakan untuk menggantikan kontainer TPS yang rusak parah atau berlubang. Perbaikan mandiri oleh tim teknis internal secara rutin memperbaiki sekitar 10 unit kontainer rusak setiap harinya dengan mengganti plat-plat besi yang keropos. " papar Wasis Sutikno.
 
​Ke depan, lanjut Kabid DLH Surabaya menekankan pentingnya kedisiplinan seluruh pengemudi dalam mematuhi jadwal perawatan berkala ATPM. Pihaknya meminta para sopir untuk tidak memaksakan armada yang sudah waktunya masuk servis.
 
​"Harapan kita ke depan, jika sudah waktunya servis ya harus off sementara untuk perbaikan. Lebih baik istirahat sebentar agar kondisi kendaraan tetap fit, daripada dipaksakan lalu rusak parah yang akhirnya malah memakan waktu perbaikan lebih lama," pungkasnya. (red)

Teks foto : Kondisi terbaru armada truk sampah setelah diperbaiki. 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah