Skip to main content

Proyek Saluran Diversi Babat Jerawat Tahap Persiapan Lahan dan Akses Keluar Masuk Kendaraan

SURABAYAIMediabidik.Com - Pemkot Surabaya melalui Dinas Sumberdaya Air dan Bina Marga (DSDABM) kota Surabaya tahun ini melanjutkan pembangunan proyek saluran diversi Gunung sari-Babat Jerawat, proyek multiyears sepanjang 1,130 meter direncanakan berjalan selama 14 bulan (terhitung dari bulan April hingga Juni 2027).

Iwan Tri Eristanto selaku Project Manager PT Media Teknik KSO mengatakan, saat ini proyek baru berjalan sekitar dua minggu untuk pekerjaan persiapan. Pekerjaan tersebut meliputi penyiapan lahan untuk tempat tinggal pekerja, lahan kantoran di proyek, serta penyiapan akses keluar masuk kendaraan operasional dengan memotong tanggul.

​Selain itu, kita juga menyiapkan pompa air di ujung lokasi pekerjaan, untuk mengantisipasi adanya tambahan volume air dan mencegah banjir. Aliran sungai masih tetap ada, namun kemungkinan debitnya akan lebih kecil. 

​"Proyek ini memiliki panjang total sekitar 1.130 meter dengan alokasi anggaran mencapai Rp105 miliar." ujar Iwan Tri Eristanto saat di temui dilokasi, Senin (6/7/2026). 

​Dia menambahkan, proyek ini direncanakan berjalan selama 14 bulan (terhitung dari bulan April hingga Juni 2027) dan menggunakan sistem multiyears (tahun jamak), sehingga pekerjaan akan tetap terus dilanjutkan meskipun berganti tahun anggaran.

​"Belajar dari kendala tahun lalu yang sempat terkendala masalah utilitas, kita selalu melakukan koordinasi yang lebih intens dengan pihak pemilik utilitas terkait agar tidak menghambat kecepatan pengerjaan." terang Iwan. 

​Selain kordinasi dengan pemilik utilitas. Kita juga sosialisasi kepada warga terdampak, perwakilan RT/RW, serta jajaran terkait seperti pihak Kecamatan Pakal, Polsek, Polres, dan Koramil telah dilaksanakan pada awal bulan lalu.

​Project Manager PT Media Teknik KSO menjelaskan, waktu pelaksanaan di lapangan bersifat kondisional (siang dan malam). Pekerjaan yang minim mengganggu lalu lintas dilakukan pada siang hari, sedangkan pekerjaan yang berdampak langsung pada jalan raya (seperti pemasangan box) dilakukan pada malam hari. "Kita juga berupaya meminimalisir dampak ekonomi bagi pabrik-pabrik di sekitar lokasi yang memiliki banyak tenaga kerja agar tidak terganggu akses keluar masuknya. " tambah Iwan Tri Eristanto. 

​Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, kita sudah memasang rambu pemberitahuan di ujung area kerja, memberikan tulisan imbauan, memasang pembatas (barrier seng, beton, maupun water barrier), serta memasang lampu LED selang pada malam hari agar garis tepi area proyek terlihat jelas.
Pengadaan box culvert dibagi menjadi dua mekanisme, yaitu melalui sistem kontrak payung (harga terikat kontrak dengan Pemerintah Kota, tetapi pengadaan lewat penyedia) dan melalui sistem e-katalog (pengadaan ikut Pemerintah Kota). Target pemasangan box culvert ini direncanakan akan dimulai pada akhir bulan ini setelah kesiapan lahan dan pengiriman selesai. "jelasnya.

​"Proyek ini dikerjakan secara bersama oleh dua pelaksana melalui kerja sama operasi (KSO Media Teknik), yang terdiri dari PT Media Cipta Perkasa dan PT Tiara Teknik." pungkasnya. (red) 


Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah