Skip to main content

Ketua DPRD Surabaya Buka Lebar Rumah Dinas untuk Warga Sampaikan Aspirasi


SURABAYAIMediabidik.Com
- Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, S.Sos. menggelar silaturahim dengan seluruh RW, Lurah dan Camat se-Kecamatan Benowo dan Pakal di Rumah Dinas, Jl Porong, Surabaya, Sabtu (25/7/2026) malam.

Seluruh undangan terlihat hadir tanpa terkecuali. Para tokoh masyarakat pun turut menyuarakan persoalan dan harapan warga di wilayah masing-masing. Tak pelak, pertemuan pun menjadi dialog dua arah yang produktif.

Silaturahim yang bakal digelar secara rutin dan bergilir untuk setiap kecamatan dengan melibatkan para pemangku kepentingam tersebut, menjadi ajang memperkuat sinergitas guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri mengatakan, silaturahim semacam itu akan digelar bergiliran. "Malam ini Kecamatam Pakal dan Benowo, setelah itu kita agendakan kecamatan dan kelurahan lain, tinggal disusun jadwalnya," ujar Kaji Ipuk,-sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, dalam pertemuan banyak sekali suara-suara akar rumput tentang program-program Pemerintah Kota Surabaya yang perlu didengar dan dicarikan solusi.

Beragam masukan dari masyarakat Pakal dan Benowo diantaranya persoalan parkir  sampah, sekolah dan beragam persoalan lainya.

"Ini perlu direspon cepat sehingga program -program Pemkot yang sedang dijalankan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaranya bisa terlaksana dengan baik dan lancar ," katanya.

Kaji Ipuk menambahkan, perlu kolaborasi yang kuat dan intens dengan berbagai elemen masyaralat dalam menjalankan program yang sudah direncanakan. Sebab  kata dia, membangun kota agar lebih baik tidak bisa dilakukan sendiri olah jajaran pemkot. "Perlu kerjasama dan partisipasi warga agar program pembangunan berjalan seiring sejalan antara pemkot dan masyarakat," katanya.

Dalam pertemuan, warga RW 5 di Kelurahan Sememi, menyuarakan keresahan lama soal Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang setiap tahun menjadi sumber masalah akibat tumpukan sampah yang tak terkelola dengan baik. 

Warga meminta adanya relokasi TPS ke lokasi yang lebih layak.

Sementara itu, warga RW 3 Kelurahan Benowo mengangkat dua isu yang menyentuh hajat hidup banyak orang yakni kebutuhan akan SMA Negeri di wilayah tersebut, serta ketiadaan Gedung Serba Guna sebagai ruang berkumpul warga.
 
Menanggapi persoalan TPS, Kaji Ipuk  menegaskan bahwa koordinasi dengan Camat setempat telah berjalan. Terutama, kata dia, terkait status lahan yang saat ini masih berstadus tanah negara. 

Ia juga membuka opsi pemanfaatan area waduk di belakang lokasi sebagai alternatif solusi. "Waduk di belakang lokasi TPS bisa dimanfaatkan, tinggal nanti dirancang regulasinya seperti apa dan ini masukan yang cukup kongkret," kata dia.

Dari kelurahan yang sama, persoalan IPT (Izin Pemanfaatan Tanah) turut disampaikan. Ketua DPRD bergerak cepat dengan meminta salinan dokumen IPT segera diserahkan langsung kepadanya untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, terkait kebutuhan SMA di Kelurahan Benowo, Syaifuddin Zuhri mengakui ini adalah persoalan bersama yang membutuhkan perhatian serius. 

Ia menjelaskan bahwa kewenangan SMA berada di tangan Provinsi, dan saat ini arahan Gubernur adalah memaksimalkan kapasitas gedung sekolah yang telah ada.

 Adapun soal Gedung Serba Guna, ia mendorong agar ketersediaan lahan dikaji terlebih dahulu. Dia mengingatkan bahwa banyak lahan bosem di wilayah tersebut difungsikan sebagai area serapan dan penampungan air yang tidak bisa diganggu gugat.

Di penghujung acara, Kaji Ipuk berharap   pertemuan seperti ini bukan yang pertama dan tidak akan menjadi yang terakhir. "Harapan saya, dengan adanya pertemuan ini, terbukalah pintu koordinasi antar wilayah yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih nyata agar kita bisa bersama-sama membangun Kota Surabaya yang lebih baik," ujarnya.

Menurutnya, silaturahim semacam ini menjadi bukti bahwa gedung dewan bukan satu-satunya tempat aspirasi warga bisa didengar. 

"Terkadang, meja makan di rumah dinas pun bisa menjadi meja kebijakan yang paling demokratis, rumah dinas terbuka lebar," tandanya. (red)

foto: Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri saat menggelar silaturahim dengam camat, lurah dan RW se-Kecamatan Pakal dan Benowo di Rumah Dinas, Sabtu (25/7/2026) malam.

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah