Skip to main content

DPC PKB Surabaya Belum Buka Pendaftaran Untuk Pilkada 2020

Mediabidik.com – DPC PKB Kota Surabaya menyatakan jika pihaknya tidak akan membuka pendaftaran untuk penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota untuk pilkada Surabaya 2020, karena tidak ingin memberikan harapan kosong (PHP) terhadap pendaftar.

Pernyataan ini disampaikan Mahfud Wakil Ketua DPC PKB Kota Surabaya, yang mengatakan bahwa partainya lebih realistis dalam berpolitik, mengingat perolehan kursi di legislatif hanya lima kursi.

"Kami tidak ingin memberikan harapan kosong kepada para calon, oleh karenanya kami lebih berfikir realistis. Dengan hanya lima kursi, apa yang bisa kami perbuat jika tidak dengan cara berkoalisi," ucapnya kepada media ini. Kamis (05/12/2019)

Mahfud membeberkan gambaran soal berfikir realistis yang dimaksud, meski selama ini dirinya sempat menyebut beberapa nama bakal calon sebagai jargonnya untuk Pilwali Surabaya 2020, yang salah satunya adalah Musyafak Rouf.

"Lantas kalau membuka pendaftaran, itu untuk posisi apa? Cawali atau Cawawali? Apakah nama yang kami rekom nanti bisa disepakati oleh partai koalisi? Tentu ini menjadi pertanyaan berikutnya. Intinya, kami tidak akan memberikan PHP kepada calon. Itu saja. Makanya kami tidak melakukan penjaringan sebelum terbentuk koalisi yang pasti dengan partai lain," bebernya.

Disinggung soal kabar bahwa PKB Surabaya siap menampung Whisnu Sakti Buana yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Surabaya, jika nantinya tidak mendapatkan rekom dari partai PDIP, Mahfud mengatakan jika niat itu sudah lama namun semua bergantung kepada yang bersangkutan.

"Ya benar, tetapi Mas WS (Whisnu Sakti Buana) itu memang kader partai yang militan, karena beliau sempat menyampaikan jika dirinya tidak ingin mengkhianati partainya. Artinya, beliau tidak akan mau menjadi Wali Kota jika tidak dari partainya," terang Mahfud.

Oleh karenanya, Mahfud mengatakan jika partainya akan terus melihat perkembangan politik di Kota Surabaya sampai pada injury time, sembari menunggu untuk mendapatkan partai koalisi yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk Kota Surabaya. (pan)

Foto : Mahfud Wakil Ketua DPC PKB Surabaya.

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Walikota Surabaya Jamin Tarif Trem Terjangkau

SURABAYA (Media Bidik) - Rencana proyek transportasi angkutan massal (AMC) berupa trem di Kota Surabaya semakin memperlihatkan progres signifikan.  Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Jenderal Perkeretapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang reaktivasi jalur kereta api dalam kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/9). Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken pada 28 April lalu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan dalam sambutannya mengatakan, setelah dilakukannya penandatanganan PKS tersebut, pembagian tugas antar instansi menjadi lebih detail. Kemenhub akan melaksanakan pembangunan proyek menggunakan APBN. Lalu PT KAI kebagian tugas menyiapkan lahan untuk depo trem serta pengoperasionalan moda transportasi tersebut...