Skip to main content

KPU Surabaya Siap Menyambut Kedatangan Kirab Bendera Parpol Peserta Pemilu 2024

Mediabidik.Com - KPU Kota Surabaya siap menyambut kedatangan kirab bendera-bendera Parpol peserta Pemilu 2024 yang akan tiba pada Selasa (9/5/23) besok, dari Kalimantan Timur menuju kantor KPU kota Surabaya jalan Adityawarman. 

Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Subairi menyampaikan, bendera 17 parpol peserta pemilu akan dikirab untuk disosialisasikan di seluruh kecamatan yang ada di Kota Surabaya.

"Nanti mulai dari tanggal 9 sampai tanggal 14 (akan dikirab di Surabaya) dan tanggal 15 nya kita geser ke kota Probolinggo untuk kemudian akan dilakukan prosesi kirab juga sampai di titik akhir di kantor KPU RI di Jakarta," jelasnya kepada media, Senin (8/5/2023).

Untuk di Kota Surabaya sendiri, Bairi menjelaskan, bahwa kirab akan terbagi menjadi lima zona. Hal ini disesuaikan dengan Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di Kota Surabaya.

Selain itu, bendera-bendera parpol ini juga akan dikirab dengan menggunakan perahu di Kecamatan Bulak. Ditambah lagi, kirab bendera parpol juga akan berlangsung dengan berkeliling ex lokalisasi Dolly.

"Kami bentuk dalam 5 zona jadi di masing-masing zona itu ada beberapa sosialisasi yang salah satunya Nanti juga ada sosialisasi di segmen nelayan ya melalui kirap perahu di kecamatan Bulak terus ada kita akan keliling di ex lokalisasi Dolly, " tegasnya.

Semua hal itu dilakukan KPU Kota Surabaya selain untuk memperkenalkan parpol peserta pemilu, juga untuk meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu 2024 mendatang. Pasalnya, peran aktif masyarakat dalam pemilu mendatang, menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara.

"Tentunya semua kami lakukan dalam rangka untuk peningkatan partisipasi masyarakat dan menggugah masyarakat bahwa Pemilu 2024 ini harus kita sukseskan dan menjadi tanggung jawab bersama," pungkasnya. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah