Skip to main content

Hakim Vonis Giri Cs Hukuman Percobaan

SURABAYA (Mediabidik) - Mantan Ketua Umum HIPMI Jatim Giri Bayu, Izal N, Muhamad Balsum, Dewi dan Jenifer, para terdakwa perkara baku hantam, akhirnya dijatuhi hukuman 3 bulan penjara dengan masa percobaan 6 bulan.

Hal itu diketahui saat digelarnya lanjutan sidang dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim yang diketuai Sifa'urosidin di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (27/3/2019).

Vonis hakim mengacu pada dalil Pasal 14 C KUHP. Artinya, jika dalam waktu enam bulan Giri Cs tidak melakukan kesalahan serupa, hukuman tiga bulan tidak perlu dijalani.

"Jadi diputus selama tiga bulan dengan masa percobaan enam bulan. Artinya ini lebih berat, karena jika para terdakwa kembali mengulangi kesalahan dalam enam bulan, maka harus menjalani hukuman tiga bulan, dan ditambah dengan sidang perkara baru tersebut jika saudara kembali melakukan kesalahan," ujar majelis hakim kepada Giri Cs.

Majelis hakim menyatakan, baku hantam memang telah terjadi antara korban Handy Natanael Setiawan dan Jimmy Cen melawan para terdakwa. Kejadian itu berlangsung di tempat hiburan di kompleks salah satu hotel di Surabaya. Namun, majelis hakim mempertimbangkan bahwa aksi itu terjadi lantaran dipicu oleh korban yang menghina salah satu terdakwa perempuan sehingga teman-temannya membela.

Yang meringankan terdakwa adalah mengakui kesalahan, meminta maaf dan belum pernah dihukum.

"Kami menjadikan perkara ini sebagai pelajaran bagi Saudara Giri dkk. Kami menerima putusan majelis hakim," ujar Hidayat, kuasa hukum para terdakwa.

Perkelahian ini diawali dari hinaan yang diterima Dewi (salah seorang terdakwa) dari Handy dan Jimmy ketika sedang berada di lorong tempat hiburan di Surabaya, Januari 2018.

"Mangan bubur ae ojok koyok wong susah (makan bubur saja jangan seperti orang susah)," begitu Handy menghina Dewi.

Merasa tidak terima, Dewi meminta Handy untuk diam. Tapi, Handy kemudian menghardik Dewi sambil mengucapkan penghinaan yang sangat sensitif.

"Mereka bilang soal duit, menghina apakah saya ini punya uang. Bahkan, dihina saya bisa mereka beli. Perempuan mana yang tidak sakit hati dihina bisa dibeli," ujar Dewi.

Kemudian terjadi aksi saling dorong. Secara refleks, Dewi menarik baju Handy. Ternyata, Handy meresponsnya dengan masih menyinggung kemampuan keuangan Dewi.

"Saat ditarik bajunya, dia (Handy) bilang, emang orang pribumi kayak elu (Dewi) bisa beli baju kayak begini? Saya dihina lagi. Masak bawa-bawa SARA, sampai sebut pribumi. Bahkan saya juga dipukul, kena pipi. Lalu kakak saya Jennifer ikut membantu. Jadi saling dorong," ujarnya.

Karena berhadapan dan berkelahi dengan dua laki-laki, spontan Dewi berteriak meminta tolong. Lalu datanglah Muhammad Balsum.

"Saya datang melerai," kata Balsum.

Tapi Handy dan Jimmy tidak berhenti. "Saya ikut didorong. Maka saya refleks menendang Jimmy," ujar Balsum.

Setelah itu, Izal dan Giri ikut mencoba melerai, tapi yang terjadi kemudian malah saling dorong dan situasi menjadi tidak terkendali. (opan)

Foto
Tampak para terdakwa saat jalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (27/3/2019).

Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt