Skip to main content

Mantan Kapolda Machfud Arifin Masuk Bursa Calon Walikota Surabaya

SURABAYA (Mediabidik) – Pergantian Walikota dan Wakil Walikota Surabaya mulai bergemuruh di lapisan masyarakat kota Pahlawan meski Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana baru habis masa jabatannya Mei 2020. Sejumlah nama sudah mencuat dan ramai menjadi pembicaraan masyarakat di kampung-kampung.

Hal ini diungkapkan Renville Antonio, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur yang baru saja keliling konsolidasi untuk persiapan pemilu legislatif 2019. Saat bertatap muka dengan warga dan simpatisan Demokrat di tiap kecamatan, sudah banyak yang mengajak diskusi soal pilwakot Surabaya. 

"Saya juga tidak menyangka, antusiasme masyarakat Surabaya terhadap pilwali cukup tinggi, dan sudah ada beberapa nama yang mereka sebut," kata Renville, Selasa (2/10/2018).

Dari sekian nama yang muncul itu, ada nama yang selama ini tidak banyak orang mengira. Yaitu nama Irjen Pol Machfud Arifin, mantan Kapolda Jawa Timur yang baru saja pensiun. "Suara dari bawah, ternyata banyak yang menyebut nama Pak Machfud Arifin, mantan Kapolda Jawa Timur," ungkap Renville yang pernah menjadi sekretaris tim pemenangan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim lalu. 

Nama-nama lain yang juga sudah beredar di tengah masyarakat, kata Renville adalah nama yang memang sudah sering muncul di media. Seperti Armudji (Ketua DPRD Surabaya), Wisnu Sakti Buana (Wakil Walikota Surabaya), Fandi Utomo (PKB) dan Eri Cahyadi (Sekkota). Kemudian ada dari kader Partai Demokrat yakni Nurwiyatno, mantan Pj Walikota Surabaya yang juga caleg DPRD Jatim dapil Surabaya. 

"Menurut kami pilwali Surabaya ini menjadi menarik, karena sejauh ini belum ada tokoh yang menonjol sekelas bu Risma," kata Renville.

Soal munculnya nama Machfud Arifin, Renville mengaku ini adalah hal yang baru. Dirinya akan segera lapor kepada Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo. "Bagi kami, munculnya nama Pak Machfud Arifin ini menarik, karena beliau selama ini non parpol, tapi namanya sudah dikenal di bawah," terangnya. 

Ditambahkan Renville, Pilwali Kota Surabaya ini sangat penting bagi Partai Demokrat. Untuk itu, di masa waktu kurang dari 1,5 tahun pelaksanaan Pilwali Surabaya tahun 2020, akan terus di update perkembangannya. 

"Hasil penjajakan suara di bawah itu akan kita sampaikan kepada ketua kami (Pakde Karwo), bisa saja setelah itu kami akan mengajak DPC PD Kota Surabaya komunikasi ke semua kandidat di Pilwali Surabaya, termasuk ke pak Machfud," pungkasnya. (RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10