Skip to main content

Komisi E Minta Dinas Pendidikan Jatim Data Sekolah SMA/SMK Yang Berprestasi

SURABAYA (Mediabidik) – Pasca peralihan wewenang sekolah SMA/SMK dari Pemerintah Kota/Kab ke Pemerintah Provinsi harus menjadi perhatian yang serius bagi Dinas Pendidikan Jawa Timur, alasanya sekolah SMA/SMK berprestasi yang berada di daerah Kabupaten bisa terdongkrak seperti sekolah yang berada di daerah kota khususnya daerah yang mempunai APBD tinggi.
      
Ir.H. Artono Anggota Komisi E DPRD Jatim yang membidangi Pendidikan berpendapat bahwa sudah saatnya sekolah yang berada di daerah terpencil harus di tonjolkan, karena sebenarnya banyak sekolah yang berada di daerah terpencil dengan APBD kecil juga berprestasi, dan itu tidak lepas dari peran serta guru-guru dan kepala sekolah yang mendidik.
    
" Saya kasihan melihat kepala sekolah di  daerah terpencil dengan APBD kecil, sebab masih banyak kiprah kepala sekolah yang berhasil, namun karena terkendala APBD kabupaten terlalu kecil makanya para kepala sekolah tersebut kurang mendapat perhatian," terang Artono saat di temui diruang kerjanya, Sabtu,(4/2).
     
Politisi yang berlatar belakang seorang pengusaha tersebut menegaskan, dengan peralihan SMA/SMK dari kabupaten/Kota ke Pemerintah provinsi, maka saya menghimbau kepada dinas Terkait untuk melakukan pendataan secara merata supaya tidak terjadi kesenjangan sosial seperti dulu lagi.
    
" Dengan dikelolahnya sekolah SMA/SMK ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur  diharapkan prestasi sekolah maupun prestasi para guru utamanya kepala sekolah di daerah terpencil bisa tercover meskipun berada di daerah wilayah kabupaten dengan APBD Kecil dan ini menjadi perhatian serius bagi komisi E DPRD Jatim  untuk mengawal ," tegas bendahara Fraksi PKS DPRD Jatim. (rofik)
    

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Persiapan PON XXI 2024, KONI Jatim Evaluasi dan Finalisasi Atlet dan Pelatih

SURABAYA|Mediabidik.Com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim), melakukan evaluasi dan finalisasi atlet dan pelatih, persiapan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara.  Evaluasi dan finalisasi atlet serta pelatih ini, dilakukan dengan melakukan pemanggilan terhadap cabang olahraga (cabor) penghuni Puslatda. Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan, kegiatan ini fokusnya adalah untuk mengonfirmasi persiapan terakhir seluruh cabor sebelum PON XXI digelar pada September nanti. Dari hasil itu, nantinya KONI Jatim akan menelaah lebih dalam terkait peluang cabor di PON. "Khan ada hasil akhir (pertandingan), track record anak-anak tercatat beberapa kali kemenangan, prestasi, dan tingkat kemenangannya pada level apa," kata Nabil, pada Selasa 9 Juli 2024.  Karena itu, dalam finalisasi ini, KONI Jatim akan mengonfirmasi dan membandingkan dengan data tes fisik dan hasil prestasi yang ada untuk menentukan nama atlet yang dipasti...

Ketua KONI Jatim: Triathlon akan Dipertandingkan di PORPROV 2025

SURABAYA|Mediabidik.Com – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim) Muhammad Nabil mengumumkan, bahwa triathlon akan menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX/2025 di Malang Raya. Dalam pernyataannya, M Nabil menekankan pentingnya multi ajang ini, sebagai sarana rekrutmen atlet menjelang SEA Games 2025 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).  "Sudah saya pastikan, bahwa triathlon akan dipertandingkan di Porprov Malang Raya. Ini adalah langkah strategis untuk rekrutmen, agar kita bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi yang ada," ujar M Nabil, pada acara pelantikan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jatim, di Surabaya, Sabtu (2/11/2024) siang. Untuk mencapai tujuan tersebut, KONI Jatim meminta Ketua Pengprov FTI Jatim Anastasia Kirana membuat triathlon makin semarak...