Ads (728x90)


SURABAYA (Mediabidik) -  Untuk penyelenggaraan ibadah haji agar lebih baik lagi, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) siap untuk melakukan efisiensi pelayanan kepada para calon jamaah haji.

Hal itu diungkapkan oleh Plt. Kepala Badan Keuangan Haji, Dr. Anggito Abimanyu pada acara Fokus Group Discussion yang digelar bersama Ikatan Sarjana Ekonomi lndonesia (ISEI) Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur, Jumat (25/5/2018).

"Demi efisiensi, BPKH telah mendukung Kemenag untuk melakukan Pembayaran operasional Haji dan Pengembalian BPIH Khusus kepada travel-travel Haji. BPKH juga ditugaskan melakukan pengadaan mata uang Real untuk operasional haji di Arab Saudi," kata Anggito.

"Desain virtual account uang kredibel juga tengah dirancang untuk dapat lebih 
menunjang hal itu," tambahnya.

Di sisi lain, Anggito juga membeberkan bahwa investasi pada instrumen yang aman dan optimal serta likuid juga tengah dipertimbangkan oleh BPIH. 
Itu adalah prioritas jangka pendek untuk menjawab tantangan pengelolaan keuangan haji," jelasnya.

"Saat ini kan terdapat beberapa tantangan dalam pengelolaan keuangan haji. Antara Iain selisih antara biaya operasional haji dengan penerimaan oleh jamaah dan kenaikan biaya operasional dan mismatch nilai tukar antara pendapatan serta biaya operasional haji," pungkas Anggito.

Sebagai informasi, Asosiasi Travel dan akademisi di Jawa Timur serta OJK (Otoritas Jasa Keuangan) juga perwakilan Bank Indonesia turut hadir dalam diskusi yang diselenggarakan di Hotel Bumi Surabaya itu. (pan) 

Post a Comment