Skip to main content

Sartijab Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jember Penuh Kesederhanaan

JEMBER (Mediabidik) - serah terima jabatan (Sertijab) Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jember, Rabu (27/09), sebelumnya Maryanto,SH Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jember yang digantikan Agus Kurniawan,SH.,MH.

Kegiatan yang di laksanakan pada pukul 9.00 WIB pagi, di awali dengan geladi bersih dan di lanjutkan dengan pengangkatan sumpah jabatan terhadap Agus kurniawan,SH.,MH. selaku Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jember yang baru.

Kegiatan yang di pimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jember Ponco Hartanto, dalam sambutanya menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasinya kepada Maryanto selama bertugas di Kejaksaan Negeri Jember.

"Ya kita berharap hubungan yang sudah baik ini jangan hanya sampai di sini, buanglah yang keruh ambilah yang baik dan jadikan sebagai oleh-oleh yang baik dari Jember."harapnya.

Sementara Maryanto ,SH saat di temui menyampaikan, saya sangat berterima kasih kepada awak media serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang selama ini telah banyak membantu, semoga komunikasi yang baik ini bisa ditindak lanjuti.

"Sebagai manusia biasa tentu banyak kelemahan dan kekurangan yang saya miliki dan saya mohon maaf atas segala sesuatu yang mungkin tidak berkenan di hati,"pungkasnya.

Sementara Agus Kurniawan,SH.,MH selaku Kasi Intel baru Kejaksaan Negeri Jember sangat berterima kasih sekali atas sambutannya dan memohon dukungan dari semua pihak.

"Ya saya mohon maaf sebelumnya dan ijinkan saya bergabung dengan Kejaksaan Negeri Jember jika ada sesuatu yang kurang berkenan, tegur saya atau jewer saja dan pasti sangat berterima kasih."ucapnya.

Agus menambahkan,dalam rangka menata kerja tentu itu harus  melihat secara keseluruhan sumberdaya yang ada agar bisa menghasilkan pekerjaan yang lebih baik,"Dan saya berharap kerjasama yang sudah terjalin antara awak media beserta lembaga swadaya masyarakat (LSM) dapat berlanjut."harapnya.

Di lantiknya kasi intel baru tentu menjadi harapan besar bagi masyarakat untuk menidaklanjuti persoalan-persoalan yang masih belum terselesaikan segera bisa di cari solusinya. (ham)


Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni