Skip to main content

Penerapan E-tilang Turunkan Jumlah Angka Pelanggaran

SURABAYA (Mediabidik) - Sosialisasi e-tilang melalui CCTV yang digalakan pemerintah kota (Pemkot) Surabaya bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya menghasilkan dampak positif. 

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya sejak disosialisasikan awal September jumlah perlanggaran ada 447 perhari, setelah berjalan lima hari dari tanggal 1-5 September jumlah pelanggaran menurun menjadi 89 per dua belas jam. 

Robben Rico Kabid Lalu lintas Dinas Perhubungan kota Surabaya mengatakan, jadi mulai awal sosialisasi ada kisaran 427-447 pelanggaran dalam sehari. Nah ini, sudah empat hari tapi trennya sudah mulai turun, dua belas jam kemarin cuma ada 89 jenis pelanggaran. 

"Artinya kan setelah dilakukan sosialisasi oleh teman-teman media baik elektronik maupun cetak, kemudian teman-teman kepolisian melakukan action, melakukan teguran dengan mengirim surat ke rumah warga, kemudian kami juga mengekspos ke media sosial. Efeknya lumayan cukup besar untuk menurunkan angka pelanggaran, " terang Robben, ketika ditemui diruang SITS Bratang, Selasa (5/9).

Ketika di tanya daerah rawan kecelakaan, Robben menjelaskan, daerah rawan itu banyak, cuman kita buatkan lokasi-lokasi yang simpangnya banyak sekali pelanggaran, banyak juga kecelakaan. 

" Sehingga posisinya kita pasang berdasarkan titik-titik menurut teman-teman kepolisian perlu menjadi atensi khusus,"jelasnya. 

Dia menambahkan, inikan proses uji coba, tidak hanya teknisnya saja, termasuk regulasinya, tata cara SOP nya, itu yang perlu kita pikirkan.

" Oktober ini rencana akan kita pasang di jalan raya Darmo arah masuk kota, kemudian raya Darmo arah keluar kota."ujarnya 

Masih menurut Robben, kedepannya akan kita pasang disemua titik yang dianggap rawan, cuma anggarannya terbatas. 

" Jadi, step by step, pelan-pelan kami tidak ingin terburu-buru karena mekanisme masih kita siapkan." imbuhnya. (pan) 

Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Mendapat Pujian Dari Mendagri, Damkar Kota Surabaya Menjadi Percontohan Perihal Respons Time

Mediabidik.com - Mendapat pujian dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di HUT Damkar ke 102 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Surabaya dijadikan percontohan perihal respons time tercepat menuju lokasi. Karena hal itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Surabaya diundang sebagai narasumber oleh Dirlantas Polda Jatim, Senin (8/3/2021). Dedi Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Surabaya mengatakan, jadi hari ini, ada giat sosialisasi di Polda Jatim tentang Peningkatan Kemampuan Teknis Dalam Mengemudi Pemadam Kebakaran di jajaran Jawa Timur 2021. "Intinya di Polda ini, yang mengadakan Dirlantas Polda Jatim, setiap daerah mengirimkan empat personil Damkar yang tugasnya sebagai juru mudi. Se Jawa Timur, kemudian diadakan pelatihan teknis. "terang Dedi kepada media ini.  Dedi menjelaskan, ada beberapa pelatih dan narasumber salah satunya dari IMI, Lantas dan Damkar kota Surabaya, saya sendiri sebagai narasumber. Intinya di Surabaya ini respons time nya beda sama