Skip to main content

68 Pejabat UPT Permasyarakatan Jatim Dilantik Kakanwil Kemenkumham

Mediabidik.com – Tongkat estafet pejabat administrasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Jatim kembali berpindah. Sebanyak 68 pejabat struktural di jajaran pemasyarakatan diambil sumpah dan dilantik oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono, Rabu (3/6/2020). Menerapkan protokol social distancing, pelantikan diselenggarakan di venue outdoor (halaman kanwil). Selain itu, 4 pejabat diantaranya yang dilantik secara virtual.

Pelantikan yang juga disiarkan di Kanal Youtube Kanwil Kemenkumham Jatim itu melantik 11 Kepala UPT Pemasyarakatan di Jatim. Beberapa diantaranya adalah Kalapas Kediri yang dijabat Asih Widodo, Kalapas Jombang yang diemban Mahendra Sulaksana, Amiek Diyah Ambarwati yang diberi amanah sebagai Karutan Perempuan Surabaya serta Wahyu Andayati yang dipercaya sebagai Kepala Bapas Jember.

Para peserta berbaris dengan jarak 1,5 meter dan menggunakan APD seperti masker dan sarung tangan.

Dalam sambutannya, Kakanwil menegaskan bahwa jajarannya harus memperhatikan protokol pencegahan COVID-19. Hal inilah mengapa pelantikan kali ini digelar di halaman dan dengan formasi yang berjauhan.

"Semoga kondisi ini tidak mengurangi makna pelantikan ini dan semoga kondisi ini segera cepat berakhir," kata Krismono.

Kepada para pejabat yang baru saja dilantik, Krismono berharap untuk segera menyesuaikan diri ditempat tugas yang baru. Ciptakan suasana kerja tim yang sehat sehingga menghasilkan terobosan-terobosan baru dan kreatif.

Termasuk menyampaikan pesan Menkumham Yasonna H Laoly bahwa saat ini dibutuhkan pejabat-pejabat yang bekerja dengan dedikasi luar biasa untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. "Karenanya jadilah problem solver bukan justru sebaliknya, menjadi problem maker," terangnya. (opan)


FOTO: Tampak pengambilan sumpah pejabat baru Pemasyarakatan Jatim Dilantik yang dilakukan di halaman kantor, Rabu (3/6/2020). Henoch Kurniawan

Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt