Skip to main content

Progres Pembangunan Pelataran Balai Pemuda Dalam Tahap Finishing

Mediabidik.com – Progres pembangunan pelataran komplek Balai Pemuda Surabaya saat ini sudah tahap finishing yaitu, pembenahan lantai atas proyek alun-alun bawah tanah Surabaya ini. Untuk renovasi lantai atas ini ditargetkan selesai bulan September tahun ini.

Kabid Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR), Iman Krestian mengatakan, tahap finishing ini mencakup pengerjaan cluster sama landscape, instalasi penyiraman, dan air mancur. 

"Di pelataran Balai Pemuda nantinya ada dua air mancur dengan model kolam, pertama di depan gedung DPRD kota Surabaya, dan kedua di depan pintu arah selatan."ujarnya kepada media di Surabaya, Rabu (10/06/20).

Ia menambahkan, memasuki transisi PSBB di Surabaya, sudah banyak pekerja yang mulai  menyelesaikan area atas alun-alun bawah tanah kota Surabaya yang berada di komplek Balai Pemuda.

"Jadi untuk total secara keseluruhan, saat ini progres proyek alun-alun bawah tanah kota Surabaya sudah mencapai 75 persen."terangnya.

Iman Krestian menjelaskan, untuk area atas nantinya ada plaza terbuka, kolam dengan pengolahan airnya, air mancur, taman, dan kabut buatan agar tidak terlalu panas cuacanya saat siang hari, sehingga pengunjung akan betah di area alun-alun kota Surabaya. 

Saat ditanya apakah ada penambahan anggaran dengan dibuatnya kabut buatan, Iman Krestian mengatakan tidak ada, semua sudah tercover nilai anggaran proyek alun-alun bawah tanah Kota Surabaya.

"Dengan total anggaran Rp76 miliar, dan karena bulan Juni sudah mulai memasuki masa normal pandemi Covid-19, semoga target di akhir Desember 2020 proyek alun-alun sudah kelar dan bisa dinikmati warga Kota Surabaya."ungkapnya.(pan)

Foto : Pelataran Balai Pemuda Surabaya 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63