Ads (728x90)

Mediabidik.com - Komisi B DPRD Surabaya menggelar rapat dengar pendapat membahas panitia khusus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Restribusi Pemakaian Kekayaan Daerah pada Senin (09/12/2019). 

Ketua Komisi B DPRD Surabaya Luthfiyah mengatakan kalau pembahasan raperda ini baru dimulai dan belum memasuki pembahasan pasal. "Meski raperda ini merupakan peninggalan dari anggota dewan periode sebelumnya. Tapi anggota Komisi B ini kan banyak yang baru," jelasnya.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan kalau raperda tersebut atas inisiatif pihak eksekutif (Pemkot Surabaya). "Makanya kita masih memetakan berdasarkan masukan dari Pemkot, pemakaian kekayaan daerah mana saja yang bisa dikenakan restribusi," jelasnya.

Menurut Luthfiyah, sikap dewan pada prinsipnya ingin agar Perda Restribusi Pemakaian Kekayaan Daerah itu nantinya tidak membebani masyarakat. "Jangan sampai masyarakat nanti akan terbebani, pihak Pemkot bisa mencari potensi lain terhadap restribusi terhadap pemakaian kekayaan daerah yang belum tergarap bukan menaikkan restribusi," terangnya.

Luthfiyah mengungkapkan potensi itu misalnya dari Dinas Pemuda dan Olahraga yaitu lapangan hoky, lapangan soft ball, lapangan tenis yang bisa digunakan tapi sampai sekarang belum dikenakan restribusi karena belum ada Perdanya. "Dinas tidak berani menarik restribusi karena belum ada dasarnya," jelasnya.

Sementara itu, Perda itu nantinya juga akan menyentuh rumah susun sewa (Rusunawa). "Pemkot menginginkan sewa terhadap rusun diubah menjadi restribusi, karena kalau sewa pemkot tidak bisa memberikan keringanan. Beda dengan restribusi," pungkasnya.

Foto : Lutfiyah Ketua Komisi B DPRD Surabaya 

Post a Comment

  1. Pendudukan: Harta Tanah / perhotelan
    kedudukan: Pengarah Urusan
    Nama: Najwa Mohammed
    Bandar: Miri
    Pinjaman saya mendapat: Rm 1.5 juta
    kadar faedah: 1%
     E-mel saya: najwamohammed369@gmail.com


    Halo, saya mengucapkan terima kasih kepada allah almight untuk kebaikan dan keberkasaan yang saya dapatkan dari AASIMAHA ADILA LOAN FIRM tahun ini 2020, saya ingin kita medium ini membiarkan muslim saya di malaysia, Tahun lepas saya telah memohon pinjaman banyak kali dan saya bodoh , Tahun ini ketika saya sedang menonton berita perniagaan saya di Aljazeera, saya melihat nama AASIMAHA ADILA AHMED LOAN FIRM pada wawancara menerangkan pakej mereka dan bagaimana mereka memberi pinjaman dan dana amal kepada mereka yang ingin memulakan perniagaan tahun ini. Oleh itu, saya mendengar dan menghubungi mereka dengan kenalan mereka di televisyen, saya memohon Rm 1.5 juta, pada kadar 1% dan pinjaman saya telah diluluskan dan saya mendapat pinjaman secepat mungkin. Saya mendapat pinjaman saya dan melabur lebih jauh ke hartanah suami saya. suami saya dari indonesia, banjir yang terjejas rumah keluarga kami di jakarta, sejak kami mendapat pinjaman, kami telah memperbaiki banyak hal dan membayar hutang bank juga.Jika anda ingin perusahaan pinjaman yang nyata dan sah, anda bebas memohon sekarang dan dapatkan pinjaman anda .Mengingatkan diri anda untuk menjadi kuat dan tidak pernah berputus asa. Semakin banyak anda jatuh, semakin kuat anda menjadi bangun. Jangan pernah menyerah tidak kira apa. Buat janji kepada impian anda seolah-olah anda berjanji kepada anak anda. Saya berharap anda lebih besar tahun. Mungkin allah memberkati mereka allah

    MOHON SEKARANG
    E-mail****aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com
    Whatsapp **** + 447723553516

    ReplyDelete