SURABAYAIMediabidik.Com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).
Prioritas utama yang menjadi sorotan, yakni peningkatan kewaspadaan terhadap insiden kebakaran. Marak Kasus Kebakaran akibat Kelalaian Penghuni.
Hal itu disampaikan Adinda Setyaningrum Kepala UPTD Rusunawa pemkot Surabaya mengatakan, hingga pertengahan tahun ini, Pemkot Surabaya mencatat lebih dari 10 kejadian kebakaran yang tersebar di berbagai unit rusunawa.
"Mayoritas insiden tersebut dipicu oleh faktor kelalaian manusia (human error), seperti mengabaikan kompor saat memasak, penggunaan tabung LPG, hingga masalah meledaknya pengisi daya (charger) ponsel. " ujar Adinda kepada media ini, Rabu (5/8/2026).
Adinda Setyaningrum menegaskan, bahwa kesiapsiagaan dari sisi fasilitas dan regulasi sebenarnya telah terpenuhi secara maksimal. "Di setiap unit rusun, pihak pengelola telah menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), melakukan pengecekan berkala bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta rutin menggelar sosialisasi tanggap bencana." terang Adinda.
Lebih lanjut dia menjelaskan, dari Pemkot sebenarnya sudah siap siaga, fasilitas seperti APAR dan simulasi berkala terus kita jalankan. "Namun, kami sangat berharap adanya peningkatan kesadaran dan kepedulian dari para penghuni. Kita harus saling menjaga," pungkasnya.(red)
Teks foto : Pemadam kebakaran oleh petugas DKPP di rusunawa Penjaringan Sari 4 Surabaya.
