SURABAYAIMediabidik.Com– Proyek pembangunan saluran drainase baru dan peninggian jalan senilai Rp20 miliar yang digarap oleh PT Diatasa Jaya Mandiri telah berjalan selama satu bulan. Hingga saat ini, progres pengerjaan di lapangan secara keseluruhan diperkirakan telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir November mendatang.
Pelaksana Lapangan PT Diatasa Jaya Mandiri, Adip Kurniawan, menjelaskan bahwa pekerjaan saluran sisi kanan dari STA 15 hingga STA 700 (arah jembatan) sepanjang 700 meter telah rampung dikerjakan.
"Saat ini pengerjaan difokuskan pada sisi kiri, tepatnya dari arah Bosem menuju ke arah lampu merah sepanjang kurang lebih 600 meter, yang saat ini sudah berjalan sekitar 150 meter," ujar Adip. Total panjang pengerjaan saluran di kawasan tersebut mencapai lebih dari 1.300 meter.
Saluran baru ini dibangun khusus sebagai tempat penampungan air sementara sebelum dialirkan menuju Bosem. Sementara itu, pembuangan air dari saluran lama (existing) tetap diarahkan menuju sungai di dekat jembatan.
"Selain pembangunan drainase, proyek ini mencakup peninggian jalan melalui pengaspalan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) setebal 6 cm serta peninggian level jalan (leveling) menggunakan LPA antara 15 cm hingga 25 cm menyesuaikan kondisi jalan yang bergelombang. Pekerjaan penunjang lainnya meliputi pemasangan batu kali sebagai dinding pendamping saluran uditch." terang Adip Kurniawan.
Proses pengerjaan dilakukan pada malam hari guna meminimalkan gangguan lalu lintas. Meski demikian, Adip mengakui terdapat beberapa kendala di lapangan, seperti tingginya volume kendaraan di sekitar kawasan industri serta penyesuaian utilitas pipa PDAM. "Namun, secara umum seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti." pungkasnya. (red)
