Skip to main content

Dewan minta Direksi Baru Harus bisa Bekerjasama dengan Berbagai Pihak


SURABAYAIMediabidik.Com
- Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, merespons penetapan tiga anggota Direksi Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Kota Surabaya untuk masa jabatan 2026–2029.
‎Penetapan tersebut didasarkan pada Hasil Seleksi Anggota Direksi Nomor: 11/PANSEL/VII/2026 tertanggal 3 Agustus 2026 yang telah ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Wali Kota Surabaya.
‎Menurut Baktiono, PAM Surya Sembada merupakan perusahaan daerah yang memiliki peran strategis sebagai penyedia layanan air bersih di Kota Surabaya. 
‎Selain berorientasi pada keuntungan, perusahaan ini juga memiliki kewenangan dalam menetapkan tarif bagi berbagai kelompok pelanggan, mulai dari tarif sosial, komersial, hingga pelanggan dengan kategori mampu.
‎Karena itu, ia berharap jajaran direksi yang baru dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
‎"Direktur yang akan ditetapkan nanti, agar bisa mengikuti apa yang terjadi di Kota Surabaya. Apa yang sudah baik diteruskan dan dilanjutkan ke lebih baik dan juga harus ada pengembangan,"  ujarnya, pada Kamis (6/8).
‎Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, direksi baru tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, seperti penagihan, perbaikan jaringan, pembayaran operasional, maupun memberikan dividen kepada pemerintah daerah. 
‎Melainkan, mereka juga harus mampu membangun kerja sama dengan berbagai pihak guna mendorong pengembangan PAM Surya Sembada.
‎"Jadi tuntutan kami ini agar bisa bekerja sama dengan pihak lain, untuk pengembangan PDAM di Kota Surabaya," tegasnya.
‎Sementara, saat ditanya apakah Komisi B DPRD Surabaya akan memanggil tiga direksi yang baru, Baktiono memastikan pihaknya akan tetap menjalin koordinasi sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD.
‎"Tentu, karena jalur koordinasi kita dengan PDAM. Ke depan kami tetap akan berkoordinasi. Mereka harus memahami bukan hanya soal air, distribusi, penarikan, dan pembayaran, tetapi juga mengetahui seluruh perkembangan yang ada di Kota Surabaya," pungkasnya.
‎Sebagai informasi tiga direksi yang ditetapkan yaitu ​Direktur Utama: Tias Alvin Papatria, ​Direktur Pelayanan: Sayid Mochamad Iqbal, ​Direktur Operasi: Bagus Andi Puspito. (red) 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...