Skip to main content

Target PAD Tak Pernah Tercapai, Komisi C Dorong Dishub Surabaya Adopsi Sistem Parkir Kota Malang


SURABAYAIMediabidik.Com
- Komisi C DPRD Kota  menyoroti kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya terkait realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum yang dinilai belum pernah mencapai target maksimal.

​Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Sukadar, mengungkapkan bahwa selama 12 tahun dirinya bertugas di Komisi C, capaian realisasi retribusi parkir selalu berada di bawah 60 persen dari target tahunan yang telah ditetapkan bersama oleh Tim Anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD.

​"Dari tahun ke tahun bagaimanapun posisinya, kinerja Dinas Perhubungan ini minimal bisa mencapai 80 sampai 90 persen dari target. Namun selama ini, mampu menyumbang 60 persen saja belum pernah tercapai," ujar Sukadar saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).

​Mengenai terobosan digitalisasi seperti penggunaan metode QRIS maupun voucher pembayaran yang baru diterapkan Pemkot Surabaya, Sukadar menilai hasilnya masih perlu ditunggu dan dievaluasi untuk melihat efektivitasnya dalam menekan angka kebocoran pendapatan.

​Sebagai solusi, DPRD Kota Surabaya mendorong Dishub Surabaya untuk mengadopsi sistem pengelolaan parkir digital yang telah diterapkan oleh Dinas Perhubungan Kota Malang. Menurutnya, Kota Malang berhasil memanfaatkan aplikasi khusus yang menghubungkan langsung pelaporan dari juru parkir (jukir) ke Dishub secara real-time.

​"Di Kota Malang, jukir melapor langsung melalui aplikasi dari jam ke jam, bahkan detik ke detik. Jadi pendapatan di ribuan titik parkir bisa terpantau secara real-time. Kalau ada potensi kebocoran atau capaian tidak sesuai target, evaluasinya bisa langsung dilakukan hari itu juga tanpa perlu menunggu bulan depan," jelasnya.

​Selain mempermudah pengawasan, sistem tersebut juga memberikan insentif atau reward bulanan bagi para jukir yang berhasil melampaui target setoran bulanan. Hal ini dinilai mampu menumbuhkan rasa bangga serta motivasi kerja bagi para petugas di lapangan.

​Sukadar menambahkan, pihak Komisi C telah mendiskusikan hasil kunjungan kerja dan temuan dari Kota Malang ini bersama jajaran Dishub Kota Surabaya. Diharapkan, skema pelaporan digital dan penyesuaian target berbasis kajian realitis ini dapat segera diterapkan guna mengoptimalkan potensi PAD sektor parkir di Surabaya.(red) 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni...