Skip to main content

Tiga Juri Lintas Bidang Nilai Lomba Foto Judes Indonesia, Sembilan Karya Masuk Final


SURABAYAIMediabidik.Com
- Lomba Fotografi Menggunakan Gawai yang digagas Kelompok Kerja Jurnalis Dewan Surabaya (Pokja Judes) Indonesia telah menyaring sembilan karya terbaik untuk masuk babak penilaian. Dewan juri akan menentukan pemenang secara resmi pada 20 Agustus 2026, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
 
Ketua Pokja Judes, Inyong Maulana, menjelaskan pada Selasa (18/8/2026) bahwa para juri dipilih dari beragam latar belakang agar penilaian menyeluruh — mencakup sisi teknis, kedalaman cerita, hingga nilai kritik sosial yang terkandung dalam karya.
 
Berikut pandangan ketiga juri yang akan menilai karya para finalis:
 
Davi Faud Konsultan Merek & Pengamat Fotografi. Menurut Davi, yang telah menekuni fotografi sejak 2004, fotografi adalah seni mengabadikan momen, emosi, dan cerita tanpa kata. Setiap karya menuntut pemahaman cahaya, komposisi, serta ketepatan menangkap momen yang bermakna.
 
“Fotografi pada akhirnya adalah tentang bercerita, mengubah hal biasa menjadi kenangan abadi. Dunia fotografi milik siapa saja yang ingin menyimpan sejarah dalam sebuah bidikan,” ujarnya.
 
Arif Fathoni Wakil Ketua DPRD Surabaya menegaskan bahwa foto yang dipajang menyampaikan kritik yang membangun terhadap kinerja lembaga. Ia pun meminta juri memberikan bobot penilaian lebih besar pada karya yang memuat kritik sosial, bukan sekadar merekam kegiatan rutin.
 
“Teman yang peduli adalah teman yang saling mengingatkan. Kritik yang disampaikan lewat foto justru wujud kepedulian sesungguhnya,”ujarnya.
 
Musdiq Ali Suhudi Sekretaris DPRD Surabaya yang menekuni fotografi sejak awal 1990-an mengingatkan, kualitas karya tidak bergantung kecanggihan alat semata, melainkan kemampuan memahami cahaya, komposisi, serta memilih momen yang tepat.
 
“Yang paling penting, foto itu harus memiliki pesan. Sebuah foto yang baik mampu bercerita sendiri tanpa perlu dijelaskan panjang lebar,”tegasnya.
 
Dengan ketiga sudut pandang penilaian tersebut, diharapkan pemenang yang lahir nanti bukan hanya indah secara tampilan, namun juga kuat menyampaikan pesan bagi masyarakat Surabaya.(red) 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni...