Skip to main content

Turnamen Minisoccer Piala Kemerdekaan 2026 Diikuti Insan Pers hingga Perbankan


SURABAYA I Mediabidik.Com
– Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) menggagas Turnamen Mini Soccer Piala Kemerdekaan 2026. Kegiatan berlangsung di lapangan BJS Mini Soccer, Taman Dayu, Pandaan, Jum'at (21/8) siang.

Turnamen ini melibatkan sembilan tim. Mereka terbagi dalam tiga grup A, B dan C. Dan hanya juara grup yang berhak lolos ke babak semi final selanjutnya beserta satu tim Runner Up terbaik.

Sembilan tim ini berasal dari berbagai instansi. Mulai media, perbankan hingga lembaga keuangan atau finance. 

Kesembilan tim tersebut masinh-masing; Judes FC, PWI Surabaya, PWI Mojokerto, Media Center Mojokerto, PWI Sidoarjo, Federal International Finance (FIF), Bank Syariah Indonesia (BSI) Surabaya, Bank Jatim serta Sekretariat Dewan Surabaya.

Panitia Pelaksana, M. Bahrul Marzuki menyampaikan jika turnament ini mengusung semangat kemerdekaan dan kebersamaan. Ajang Fun Football  mengutamakan silaturahmi dan sportivitas.

"Turnamen semacam ini sudah kerap dilakukan Pokja Judes, dan ini oertsma kali kita menggandeng  berbagai instansi. Kali ini tak hanya media saja agar semakin semarak," ujar Marzuki sapaan akrabnya.

Menurut dia,  turnamen ini ke depan bakal diselenggarakan rutin. Agar silaturahim antar jurnalis maupun pihak perbankan bisa terjalin dengan baik.

"Semangat bertanding, tetap jaga sportivitas," ujarnya. 

Sebelumnya,  di tempat yang sama Judes FC bekerjasama dengan PWI Jatim Seksi Wartawan  juga menggelar  turnamen mini soccer khusus untuk Hanya  kalangan wartawan.

 "Hadiah bukan yang utama. Tapi semangat kebersamaan dan silaturahim yang terpenting," pungkasnya.(red)

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni...