SURABAYAIMediabidik.Com - Proses penyelamatan penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami kebakaran di Laut Jawa tepatnya di wilayah perairan Sumenep masih terus berlangsung. Hingga perkembangan terakhir, sekitar 250 penumpang telah berhasil dievakuasi, sementara sekitar 40 orang lainnya masih menunggu proses pemindahan ke kapal penyelamat.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan operasi evakuasi dilakukan secara bertahap dengan memindahkan penumpang dari kapal yang terbakar ke sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Prosesnya sama seperti sebelumnya. Dari sekitar 250 penumpang yang sudah dievakuasi, dilakukan transfer dari kapal penolong menuju kapal yang lebih besar. Saat ini masih tersisa sekitar 40 orang yang akan dievakuasi dengan mekanisme yang sama," kata Nanang pada Minggu (03/08/2026).
KM Mutiara Sentosa 2 diketahui merupakan kapal penumpang yang melayani rute Surabaya-Makassar. Hingga kini, api di kapal dilaporkan masih terlihat meski intensitasnya jauh berkurang dibandingkan saat awal kebakaran terjadi.
"Update terakhir dari tim di lapangan, api memang masih ada di beberapa titik, tetapi tidak seperti kondisi awal," ujarnya.
Basarnas bersama sejumlah unsur maritim lainnya terus mengerahkan armada menuju lokasi. Sejumlah kapal dari TNI AL, perusahaan pelayaran, dan unsur SAR laut dilibatkan untuk mempercepat proses penyelamatan.
Menurut Nanang, kondisi cuaca di lokasi masih mendukung operasi pencarian dan evakuasi. Tinggi gelombang berada di kisaran 1,5 hingga 2 meter dengan kecepatan angin sekitar 17 knot, sehingga kapal-kapal penyelamat masih dapat beroperasi secara aman.
"Kondisi perairan saat ini masih memungkinkan untuk proses evakuasi. Harapan kami seluruh penumpang bisa dievakuasi sebelum kondisi gelap," tegasnya.
Dalam operasi tersebut, Basarnas menurunkan personel SAR yang berada di atas KMP Hermadi serta didukung kru kapal-kapal yang terlibat langsung dalam proses penyelamatan. Para korban dievakuasi menggunakan kapal-kapal terdekat sebelum dipindahkan ke kapal berkapasitas lebih besar.
Meski proses penyelamatan berjalan intensif, penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui. Basarnas mengaku fokus utama saat ini adalah menyelamatkan seluruh penumpang dan kru kapal.
"Kami menerima informasi kapal sudah dalam kondisi terbakar ketika laporan masuk. Untuk sumber api dan penyebab kebakaran masih belum diketahui dan akan ditangani oleh tim yang berwenang melakukan investigasi," jelas Nanang.
Sementara itu, posko penanganan darurat telah disiapkan di Dermaga II Pelabuhan Kalianget. Tim medis dan ambulans bersiaga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para korban yang berhasil dievakuasi dari kapal.
Operasi penyelamatan diperkirakan masih akan berlangsung hingga seluruh penumpang yang tersisa berhasil dipindahkan dari KM Mutiara Sentosa. Basarnas memastikan seluruh unsur yang terlibat akan memaksimalkan upaya evakuasi untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dalam insiden tersebut. (red)
