Skip to main content

Meriahkan HUT RI Ke-81 JUDES Indonesia Gelar Lomba Tenis Meja dan Lomba Foto


SURABAYAIMediabidik.Com
– Suasana Gedung Yos Sudarso DPRD Kota Surabaya, Selasa (4/8/2026), tampak berbeda. Puluhan jurnalis yang sehari-hari meliput aktivitas legislatif kali ini meninggalkan sejenak kamera, mikrofon, dan buku catatan mereka untuk memegang bet tenis meja. Kejuaraan Tenis Meja Jurnalis Dewan Kota Surabaya (JUDES) resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung hingga 21 Agustus mendatang.

Di balik pertandingan olahraga tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar. Panitia menjadikan kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi mencari juara, melainkan ruang membangun solidaritas antarsesama jurnalis, mempererat hubungan dengan Sekretariat DPRD Kota Surabaya sebagai mitra kerja dalam aktivitas peliputan. 

Pembukaan kejuaraan dilakukan oleh Anggota DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT RI yang digagas JUDES merupakan bentuk kecintaan terhadap bangsa melalui cara-cara sederhana namun bermakna.

"Alhamdulillah, ini mengawali kegiatan yang ada di gedung tercinta ini, Gedung Yos Sudarso. Teman-teman Pokja mempersiapkan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Diawali dengan tenis meja, kemudian ada mini soccer, lomba foto, pameran, FGD, hingga domino," ujar Budi.

Budi berharap tradisi tersebut dapat terus dipertahankan setiap tahun sebagai media memperkuat hubungan antarpenghuni Gedung DPRD Surabaya.

Semangat serupa disampaikan Kepala Sekretariat DPRD Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi. Ia melihat olahraga menjadi media efektif membangun kekompakan yang selama ini terjalin melalui aktivitas kerja.

"Melalui turnamen ini kami berharap sesama jurnalis, juga teman-teman Sekretariat DPRD, bahkan seluruh penghuni Gedung Yos Sudarso bisa semakin kompak. Momentum 17 Agustus mengingatkan kita bahwa pahlawan tidak hanya mereka yang berperang. Semangat olahraga juga merupakan bagian dari perjuangan yang mengajarkan kebersamaan dan disiplin," ujarnya.

Antusiasme penyelenggaraan juga mendapat apresiasi dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Herry Cox. Ia menilai kegiatan olahraga menjadi kebutuhan penting di tengah padatnya aktivitas jurnalistik yang sering menyita waktu dan tenaga.

"Ini merupakan upaya yang sangat baik dari Pokja JUDES untuk menggiatkan olahraga di kalangan wartawan yang bertugas di DPRD Surabaya. Kegiatan seperti ini sudah dimulai sejak tahun lalu dan mudah-mudahan terus berlanjut. Harapannya, teman-teman tetap termotivasi menjaga kesehatan meskipun memiliki kesibukan liputan yang sangat padat," katanya.

Ketua Pokja JUDES Indonesia, Inyong Maulana, mengungkapkan bahwa panitia telah menyiapkan agenda secara matang sejak jauh hari. Selama hampir tiga pekan ke depan, berbagai kegiatan akan digelar dengan melibatkan jurnalis, Sekretariat DPRD, hingga anggota dewan.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita rutin menggelar kegiatan. Kali ini rangkaiannya tersusun lebih rapi dengan dukungan panitia yang luar biasa. Mulai hari ini sampai tanggal 21 Agustus nanti jadwal kita cukup padat," ujarnya.

Ia berharap dukungan dari DPRD Kota Surabaya terus mengalir agar seluruh agenda berjalan lancar.

"Kami berharap para anggota DPRD juga memberikan dukungan sehingga kegiatan berjalan lancar. Yang paling penting, seluruh peserta mengikuti setiap kegiatan dengan sportif dan tetap menjunjung tinggi silaturahmi. Asasnya adalah kebersamaan. Kalah menang, pada akhirnya semua adalah pemenang," tegas Inyong.

Di balik tingginya antusiasme peserta, panitia mencatat angka yang cukup menarik. Koordinator Lomba Tenis Meja, Setijo Loeswadi, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini melampaui perkiraan awal.

"Tenis meja menjadi pembuka seluruh rangkaian kegiatan peringatan 17 Agustus JUDES. Bisa dikatakan ini adalah kick off seluruh agenda. Antusiasme peserta luar biasa, tercatat lebih dari 72 pemain ikut ambil bagian," jelasnya.

Setijo menjelaskan bahwa pertandingan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2026. Pada hari pertama dimainkan babak awal yang diikuti puluhan peserta, sementara panitia juga menyiapkan pertandingan ekshibisi apabila anggota DPRD ikut ambil bagian dalam pertandingan persahabatan.

Ketua Panitia Pelaksana HUT Ke-81 RI JUDES, Bambang Hadi Marwanto, menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan tenis meja memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.

"Kejuaraan tenis meja ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk memperkuat solidaritas, sportivitas, dan kebersamaan antaranggota Jurnalis Dewan Kota Surabaya. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi semangat fair play serta menjadikan momentum HUT Ke-81 RI sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan melalui kegiatan yang positif," ujarnya.

Bambang menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Surabaya Budi Leksono yang telah membuka secara resmi kejuaraan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pokja JUDES, Inyong Maulana, seluruh panitia, serta berbagai pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat  dengan baik.

Menutup keterangannya, Bambang berharap Kejuaraan Tenis Meja JUDES dapat terus menjadi agenda rutin setiap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun melalui olahraga menjadi modal penting bagi para jurnalis dalam menjalankan tugas secara profesional.

"Semoga semangat kebersamaan, sportivitas, dan nasionalisme yang terbangun melalui kejuaraan ini terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi seluruh anggota JUDES dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional," pungkas Bambang Hadi Marwanto.(red)

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...