Skip to main content

Sukseskan Pemilu 2024, DPC Partai Gerindra Tuntaskan SIPOL di KPU

Mediabidik.com – DPC Partai Gerindra Surabaya siap mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang, Terbukti dengan pemenuhan syarat ke anggotaan Partai Politik (Parpol) di Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah terselesaikan.

Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, BF Sutadi, total kartu anggota (KTA) DPC partai Gerindra Surabaya yang di uploud dalam SIPOL yakni 6.952 KTA.

Rinciannya Ranting dan PAC 5.211 KTA. Kemudian organisasi PPIR / PIRA 267 KTA, Fraksi Gerindra di DPRD Surabaya 500 KTA dan pengurus DPC sebanyak 600 KTA. DI tambah para kader muda dan relawan Gerindra Surabaya sebanyak 374 KTA.

"Tercatat berdasarkan KTP yang di setorkan ke tim verifikasi Gerindra Surabaya dan di upload ke SIPOL KPU pada Minggu(31/7/2022) pukul 19.58 Wib," kata Sutadi, Senin(1/8/2022).

Mantan Assisten Sekkota Surabaya tersebut, juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan support proses SIPOL Pemilu 2024 di KPU. Termasuk para kader dan simpatisan partai Gerindra Surabaya.

"Terimakasih kepada seluruh Pengurus dan kader Partai yang telah menyelesaikan Syarat ke anggotaan Parpol. Terima kasih kepada Sekretaris, Bendahara, Wakil Sekretaris dan Ketua OKK. Trimakasih kepada Tim Supervisi DPC yang tergabung dalam tim Verpol, Staf Fraksi dan Tim PMII," katanya.

"Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada TIm Verpol DPD Partai Gerindra Jatim, yang telah memberikan bimbingan dengan sabar sehingga verifikasi berjalan lancar. Terakhir kepada seluruh kader dan pengurus yang berkontribusi langsung maupun tidak langsung saya ucapkan terimakasih," imbuhnya.

Pada Pemilu serentak yang di gelar pada 2024 mendatang, DPC Partai Gerindra Surabaya memiliki target 10 (sepuluh) kursi di Lembaga DPRD kota Surabaya.

Menurut Sutadi, target tersebut tidak berlebihan, apabila para calon legislative (Caleg) bekerja keras di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) hingga bisa memberikan kontribusi minimal 2(dua) kursi per Dapil.

"Minimal per-Dapil dapat dua kursi, sehingga ada sepuluh keterwakilan Gerindra di DPRD Surabaya. Itu target Pileg (Pemilu Legislatif) di Surabaya. Kalau target Nasional, DPC Gerindra tetap mencalonkan Prabowo Subianto (Ketua Umum Partai Gerindra) sebagai Presiden RI," tutup Sutadi.(red)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Oknum Staf Kecamatan Dukuh Pakis Pungli KTP, KK dan Akte Kelahiran Rp 8.2 Juta

SURABAYA (Mediabidik) – Mahalnya biaya untuk pengurusan KTP, KK dan Akte Kelahiran, itulah yang terjadi di kecamatan Dukuh Pakis Surabaya yang dialami oleh Sri Wulansari warga asal Kediri. Hanya ingin pindah tempat menjadi warga Surabaya dia harus mengeluarkan biaya Rp 8.2 juta kepada oknum staf kecamatan Dukuh Pakis yang bernama Sugeng, hanya menulis nama, alamat, tempat tanggal lahir dan nama orang tua di kertas kosong dia sudah mendapatkan KTP dan KSK Surabaya tanpa harus membawa surat pindah tempat dari Dispenduk Capil Kediri. Hal itu disampaikan Andi kerabat dari Sri Wulandari saat ditemui di kantor Humas pemkot Surabaya, Selasa (5/12) mengatakan, hanya dengan menyerahkan nama, tempat tanggal lahir dan orang tua sudah dapat KTP dan KSK Surabaya. "Untuk data cabut bendel dari Dispenduk capil dari Kediri tidak perlu, cukup hanya mengisi data nama, tempat tanggal lahir dan nama orang tua, janjinya seminggu jadi, ternyata sebulan lebih baru jadi. Untuk pembua