Skip to main content

Komisi E DPRD Jatim minta Dinkes atasi serius wabah DBD

ahmad Slahuddin anggota komisi E Jatim
SURABAYA ( Media Bidik )  – Bencana Deman Berdarah ( DBD) yang melanda di Jawa Timur kali ini banyak merenggut nyawa manusia,baik korban dewasa sampai ke anak-anak,dan hal ini harus mendapat perhatian yang serius dari Pemerintah Provinsi khususnya Dinas Kesehatan Jawa Timur.

Menurut H.Ahmad Silahuddin Anggota Komisi E yang membidangi Kesehatan merasa prihatin terhadap masyarakat Jatim yang terkena wabah Demam Berdarah,dalam kasus ini khususnya Pemerintah Kabupaten/Kota melalui Dinas Kesehatan nya harus pro aktif menggerakkan jajaranya sampai tingkat bawah seperti puskesmas yang ada harus turun melakukan penyemprotan atau foging untuk membrantas nyamuk Aidhes Ahgypti sampai ke daerah pelosok ." Seperti wabah DBD yang terjadi di daerah Jombang, korban terbanyak terjadi di sana,hampir 145 korban yang terjangkit, dan itu harus mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah setempat untuk memberlakukan status Kejadian Luar Biasa ( KLB)," ucapnya.
     
Disebutkan pria yang akrab di panggil Gus Hadi ini,untuk daerah Jombang yang selalu menjadi korban terbanyak Demam Berdarah ( DBD) di wilayah Jatim, dirinya mengakui bahwa sebenarnya perkembangan pembangunan di daerah Jombang bisa dikatakan bagus, baik dari segi ekonomi,infrastruktur dan wisatanya, namun Pemerintah Kabupaten Jombang kurang memperhatikan tentang masalah kesehatan disana,sehingga daerah Jombang selalu menjadi korban DBD paling banyak setiap tahunnya." Saya sangat prihatin lihat warga Jombang yang terkena DBD, karena menurutnya hampir mayoritas masyarakat yang terkena wabah DBD adalah anak-anak dan area pesantren yang sedang menimbah ilmu agama," tegas Gus Hadi di gedung DPRD Jatim,Rabu( 3/2).

Politisi PPP yang maju dari Dapil Jombang ini mendesak kepada Dinas Kesehatan setempat harus serius melakukan fogging sampai ketempat pelosok pedesaan," Jangan hanya waktu wabah DBD saja Dinas Kesehatan melakukan fogging,pencegahan dan sosialisasi terhadap wabah DBD harus sering dilakukan kepada masyarakat ,karena Pemerintah sudah menyediakan anggarannya," jelasnya.
     
Karena itu sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi E bidang Kesehatan , dirinya mendesak kepada Dinkes Jatim maupun Dinkes Kab/Kota untuk segera melakukan pencegahan,pembrantasan Demam Berdarah dengan 3M(menutup,menguras,mengubur). " Jangan hanya ketika wabah melanda saja, namun setiap bulan harus melakukan penyemprotan dan pembrantasan nyamuk DBD agar ditahun berikutnya Jatim benar-benar terbebas dari wabah DBD," imbuhnya. (rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Persiapan PON XXI 2024, KONI Jatim Evaluasi dan Finalisasi Atlet dan Pelatih

SURABAYA|Mediabidik.Com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim), melakukan evaluasi dan finalisasi atlet dan pelatih, persiapan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara.  Evaluasi dan finalisasi atlet serta pelatih ini, dilakukan dengan melakukan pemanggilan terhadap cabang olahraga (cabor) penghuni Puslatda. Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan, kegiatan ini fokusnya adalah untuk mengonfirmasi persiapan terakhir seluruh cabor sebelum PON XXI digelar pada September nanti. Dari hasil itu, nantinya KONI Jatim akan menelaah lebih dalam terkait peluang cabor di PON. "Khan ada hasil akhir (pertandingan), track record anak-anak tercatat beberapa kali kemenangan, prestasi, dan tingkat kemenangannya pada level apa," kata Nabil, pada Selasa 9 Juli 2024.  Karena itu, dalam finalisasi ini, KONI Jatim akan mengonfirmasi dan membandingkan dengan data tes fisik dan hasil prestasi yang ada untuk menentukan nama atlet yang dipasti...

Ketua KONI Jatim: Triathlon akan Dipertandingkan di PORPROV 2025

SURABAYA|Mediabidik.Com – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim) Muhammad Nabil mengumumkan, bahwa triathlon akan menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX/2025 di Malang Raya. Dalam pernyataannya, M Nabil menekankan pentingnya multi ajang ini, sebagai sarana rekrutmen atlet menjelang SEA Games 2025 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).  "Sudah saya pastikan, bahwa triathlon akan dipertandingkan di Porprov Malang Raya. Ini adalah langkah strategis untuk rekrutmen, agar kita bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi yang ada," ujar M Nabil, pada acara pelantikan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jatim, di Surabaya, Sabtu (2/11/2024) siang. Untuk mencapai tujuan tersebut, KONI Jatim meminta Ketua Pengprov FTI Jatim Anastasia Kirana membuat triathlon makin semarak...