Skip to main content

Saat BBNKB Diambil alih Pusat, Komisi C Jatim Protes di Kemenhub Jakarta

wakil ketua Komisi C Jatim
SURABAYA (Media Bidik) – Ditariknya perijinan uji kelayakan kendaraan oleh pemerintah pusat mendapat perhatian yang serius dari Komisi C DPRD Jatim, pasalnya akibat kebijakan pemerintah pusat yang menarik perijinan uji kelayakan kendaraan tersebut, penerimaan pajak BBNKB Jatim terancam gagal dalam mencapai target.

Wakil Ketua Komisi C  H. Renville Antonio,S,H,M.H,M.M menegaskan,"Pajak dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBNKB) di Jawa Timur terancam tidak memenuhi target yang semestinya , hal ini dikarenakan Pemerintah Pusat seenaknya  mengambil kewenangan uji kelayakan kendaraan yang semula di kelola daerah sekarang di tarik ke pusat, dan ketika di tarik kepusat dalam pengurusan tersebut ternyata Pemprov Jatim belum siap. Terbukti saat ini berkasnya menumpuk di Pusat, bisa dibayangkan jika seindonesia terpusat disana, maka bisa dipastikan akan mengahambat penerimaan pajak BBNKB untuk Jawa Timur,"tegas Renville,Senin(1/2).

Politisi asal Fraksi Partai Demokrat ini menerangkan,"Dengan terhambatnya penerimaan pajak BBNKB tersebut, target penerimaan yang semula dari Rp 3,7 triliun terancam tidak terealisasi, dan hanya  baru   tiga bulan terhitung Oktober kemarin saja yang diterima cuma sebesar 300Miliiar.
Karena itu Komisi C yang membidangi Keuangan ini memastikan akan sowan (berkunjung)ke kementrian Perhubungan ( Kemenhub) Pusat untuk mempertanyakan dan meminta kembali agar pengurusan saat ini dikelola kambali ke daerah, sedangkan pengesahannya lewat pusat cukup melalui on line saja."paparnya.

Sementara itu Boby Soemiarsono Kepala Dinas Pendapatan Jatim dikonfirmasi Via selular mengatakan bahwa, memang diakui ada upaya Pemerintah Pusat untuk menarik perijinan uji kelayakan tersebut,"Memang saat ini kami sedang koordinasi dengan Dinas Perhubungan Jatim, namun kami kurang setuju jika tak memenuhi target karena ini masih berjalan beberapa bulan saja," terangnya.(rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...