Ads (728x90)

Mediabidik.com - Perihal pemberantasan penyalahgunaan narkoba di kota pahlawan, DPRD Kota Surabaya mempertanyakan komitmen Pemkot Surabaya. Pasalnya sejak tahun 2019 Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak mendapatkan alokasi anggaran untuk menangani masalah ini.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya dr. Akmarawita Kadir mengatakan, tidak adanya alokasi anggaran untuk BNN ini menandakan kurang seriusnya Pemkot Surabaya. Khususnya dalam tim terpadu Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika, dan Prekursor Narkotika (P4GN).

"Kalau dibandingkan bahwa Sidoarjo saja besar yakni 3M, dan daerah lain juga ada, itu menandakan bahwa ada komitmen yang luar biasa dari pemerintah kotanya untuk menangani masalah P4GN ini ya," jelasnya saat ditemui usai hearing dengan BNN, Rabu (02/01/2019).

Selain itu, persoalan integrasi dan 
koordinasi program tim terpadu P4GN pemkot dan BNN juga menjadi sorotan politisi asal Partai Golkar ini. Menurutnya sesuai dengan permendagri nomor 12 tahun 2019 seharusnya kepala daerah dan jajaran di bawahnya menjadi unsur pimpinan P4GN.

Dalam permendagri itu seharusnya Ketua tim terpadu P4GN diketuai oleh walikota/ wakil Wali Kota. Ketua 1 dijabat Sekda/ wakil ketua 2 bnn kota. Dan Sekertaris atau ketua harian dijabat kepala bakesbangpol. 

"Khususnya Wali Kota masuk ke dalam ketua tim terpadu. Memang kita punya katanya punya tim P4GN. Tapi ternyata susunannya agak berbeda dengan yang ada di Permendagri," katanya.

Untuk itu, dirinya mendesak Pemkot Surabaya untuk berkoordinasi dengan BNN agar pemberantasan narkoba dapat terlaksana semakin masif dan baik di Kota Surabaya.

"Kalau programnya BNN dan Pemkot Disatukan, dan itu terintegrasi, maka hasilnya pasti akan sangat bagus," pungkasnya.

Sementara itu Kepala BNN Kota Surabaya, AKBP Hartono S.H mengatakan, selama tahun 2019 BNN Kota Surabaya hanya menerima anggaran sebesar Rp 2M dari pusat. Anggaran ini juga termasuk anggaran untuk gaji pegawai. 

"Kami berharap dari Pemkot bersinergi untuk bersama-sama membuat strategi khusus yang tentunya dibutuhkan anggaran," jelasnya.

Ia juga menyebut penyalahgunaan narkoba perlu menjadi perhatian serius baik dari Pemkot dan BNN untuk mensosialisasikan pentingnya melawan narkoba. Selama 2019 BNN sudah menangani 220 pecandu narkoba, dan ada 1300 penyalahgunaan narkoba.

"Yang kami tangani itu pecandu saja hampir 220, kemudian hampir 1300 penyalahgunaan yaitu ada kurir, ada bandar," pungkasnya. (pan)

Foto : Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya dr. Akmarawita Kadir 

Post a Comment

  1. Nama: __ Hendi Zikri Didi
    Kota: _______________ Malacca
    pekerjaan: _ Pemilik bisnis
    Setiap pemberitahuan: ____ hendidi01@gmail.com

    Halo semua, harap berhati-hati tentang mendapatkan pinjaman di sini, saya telah bertemu banyak pemberi pinjaman palsu di internet, saya tipuan saya hampir menyerah, sampai saya bertemu seorang teman yang baru saja mengajukan pinjaman dan dia mendapat pinjaman tanpa stres, jadi dia memperkenalkan saya pada PERUSAHAAN PINJAMAN AASIMAHA ADILA AASIMAHA ADILA yang sah, saya melamar Rm1, 3 juta. Saya memiliki pinjaman dalam waktu kurang dari 2 jam hanya dalam 1% tanpa jaminan. Saya sangat senang karena saya diselamatkan dari menjadi miskin dengan hutang. jadi saya menyarankan semua orang di sini membutuhkan pinjaman untuk menghubungi AASIMAHA dan saya meyakinkan Anda bahwa Anda akan mendapatkan pinjaman Anda.

    Aplikasi / Pusat Kontak
    E-mail: ._________ aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com
    WhatsApp ____________________ + 447723553516

    ReplyDelete
  2. Pendudukan: Harta Tanah / perhotelan
    kedudukan: Pengarah Urusan
    Nama: Najwa Mohammed
    Bandar: Miri
    Pinjaman saya mendapat: Rm 1.5 juta
    kadar faedah: 1%
     E-mel saya: najwamohammed369@gmail.com


    Halo, saya mengucapkan terima kasih kepada allah almight untuk kebaikan dan keberkasaan yang saya dapatkan dari AASIMAHA ADILA LOAN FIRM tahun ini 2020, saya ingin kita medium ini membiarkan muslim saya di malaysia, Tahun lepas saya telah memohon pinjaman banyak kali dan saya bodoh , Tahun ini ketika saya sedang menonton berita perniagaan saya di Aljazeera, saya melihat nama AASIMAHA ADILA AHMED LOAN FIRM pada wawancara menerangkan pakej mereka dan bagaimana mereka memberi pinjaman dan dana amal kepada mereka yang ingin memulakan perniagaan tahun ini. Oleh itu, saya mendengar dan menghubungi mereka dengan kenalan mereka di televisyen, saya memohon Rm 1.5 juta, pada kadar 1% dan pinjaman saya telah diluluskan dan saya mendapat pinjaman secepat mungkin. Saya mendapat pinjaman saya dan melabur lebih jauh ke hartanah suami saya. suami saya dari indonesia, banjir yang terjejas rumah keluarga kami di jakarta, sejak kami mendapat pinjaman, kami telah memperbaiki banyak hal dan membayar hutang bank juga.Jika anda ingin perusahaan pinjaman yang nyata dan sah, anda bebas memohon sekarang dan dapatkan pinjaman anda .Mengingatkan diri anda untuk menjadi kuat dan tidak pernah berputus asa. Semakin banyak anda jatuh, semakin kuat anda menjadi bangun. Jangan pernah menyerah tidak kira apa. Buat janji kepada impian anda seolah-olah anda berjanji kepada anak anda. Saya berharap anda lebih besar tahun. Mungkin allah memberkati mereka allah

    MOHON SEKARANG
    E-mail****aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com
    Whatsapp **** + 447723553516

    ReplyDelete