Skip to main content

SK Gubernur Sudah Turun, Pelantikan Ketua DPRD Surabaya Digelar Rabu Besok

SURABAYAIMediabidik.Com– Teka-teki mengenai jadwal pelantikan definitif Ketua DPRD Kota Surabaya akhirnya terjawab. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiar Rifai, mengonfirmasi bahwa Badan Musyawarah (Banmus) telah menetapkan jadwal pengucapan sumpah dan janji pimpinan dewan pada Rabu, 6 Mei 2026 mendatang.

Langkah cepat ini diambil setelah Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur resmi diterima oleh pihak legislatif pada Senin (4/5/2026) pa

Gerak Cepat Pasca SK Gubernur Turun
Bahtiar Rifai menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak melakukan koordinasi sesaat setelah SK tersebut mendapatkan penomoran resmi. Hanya berselang kurang dari tiga jam sejak SK diterima, Banmus langsung menggelar rapat untuk menentukan jadwal paripurna.

"Tadi pagi baru mendapat penomoran terkait SK tersebut dan kita langsung gerak cepat, tidak sampai 3 jam kita langsung mengagendakan Banmus. Alhamdulillah teman-teman sudah sepakat insyaallah tanggal 6 akan kita lakukan pelantikan," ujar Bahtiar Rifai saat ditemui di gedung DPRD.

Agenda pelantikan tersebut rencananya akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB dengan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Dua Agenda Penting Pelantikan dan Reorganisasi AKD. 

Bahtiar menambahkan bahwa Rapat Paripurna lusa tidak hanya berfokus pada pelantikan ketua definitif, namun juga mencakup penataan organisasi internal dewan. "Terdapat dua agenda utama yang akan dibahas, yaitu : Pengucapan sumpah/janji Ketua DPRD Surabaya yang baru. Penyampaian Keputusan DPRD terkait penempatan Anas Karno dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD)." terang wakil Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra. 

Pergeseran Posisi Anas Karno
Mengenai posisi baru Anas Karno di komisi, Bahtiar Rifai masih enggan memberikan rincian lebih lanjut. Ia menyebutkan bahwa keputusan final akan dibacakan dalam paripurna sesuai dengan usulan dari Fraksi PDI Perjuangan-PAN.

"Yang jelas surat dari DPC PDIP sudah masuk ke DPRD, tinggal nanti pimpinan Fraksi PDI Perjuangan-PAN memberikan surat pengantar terkait hal itu. Terkait tempatnya di mana, nanti bisa dikonfirmasi langsung ke fraksi," pungkasnya. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah