Skip to main content

DPRD Yakin Sistem Tetap Jalan, Cak Ji Jadi Plh Wali Kota

SURABAYAIMediabidik.Com - Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Fraksi PDI Perjuangan, Anas Karno, mengapresiasi langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang memastikan roda pemerintahan tetap berjalan selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, penunjukan Wakil Wali Kota Armuji sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota serta Syamsul Hariadi sebagai Plh Sekda menunjukkan kesiapan sistem birokrasi di lingkungan Pemkot Surabaya.

Anas menilai, keberlangsungan pelayanan publik memang tidak boleh bergantung pada satu figur pemimpin. Karena itu, sistem pemerintahan yang sudah dibangun harus mampu berjalan secara kolektif dan profesional.

"Yang terpenting adalah pelayanan masyarakat tetap berjalan maksimal. Kami melihat langkah yang dilakukan Pak Eri sudah tepat karena ada pembagian tugas yang jelas selama beliau menunaikan ibadah haji,”kata Anas Karno, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, DPRD Surabaya khususnya Komisi A akan tetap melakukan fungsi pengawasan agar pelayanan publik, administrasi pemerintahan, hingga penanganan aduan masyarakat tetap berjalan normal selama masa transisi pelaksana harian tersebut.

Ia juga menilai sosok Armuji yanga akrab disapa Cak Ji, memahami ritme pemerintahan Kota Surabaya karena selama ini aktif mendampingi wali kota dalam berbagai agenda pelayanan masyarakat.

“Cak Ji tentu sudah memahami pola kerja pemerintahan dan kebutuhan warga Surabaya. Kami berharap koordinasi antar perangkat daerah tetap solid sehingga masyarakat tidak merasakan adanya hambatan pelayanan,” ujarnya.

Selain itu, Anas turut mendoakan agar Wali Kota Eri Cahyadi beserta jajaran yang menunaikan ibadah haji diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke Surabaya dalam keadaan sehat.

“Kami doakan beliau bersama keluarga dan seluruh rombongan diberikan kelancaran ibadah, menjadi haji mabrur, dan nantinya kembali memimpin Surabaya dengan semangat yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah