Skip to main content

Jelang Idul Adha, Komisi B Ingatkan Pemkot Aktif Lakukan Cek Kesehatan Hewan Kurban

SURABAYAIMediabidik.Com– Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 hijriah tahun 2026, lapak lapak penjualan hewan kurban sudah mulai bertebaran di kota Surabaya.

"Di Surabaya sekarang sudah mulai banyak lapak penjualan hewan kurban menjelang idul adha,”kata Ghofar Ismail Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Senin (18/5/2026) siang

Untuk itu, Ghofar Ismail meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk melakukan pemeriksaan di lapak penjualan hewan kurban.

"Kami meminta pemerintah kota Surabaya melalui Dinas Pertanian untuk turun ke lapak lapak penjualan hewan kurban,” ujarnya.

Menurut legislator PAN ini, pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban benar benar dalam kondisi sehat dan aman.

"Jangan sampai itu terkena penyakit, kasihan nanti yang membeli hewan kurban,”tuturnya.

Ghofar Ismail mengingatkan, pemilik  lapak penjualan hewan kurban harus izin terlebih dahulu ke Dinas Ketahanan pangan dan pertanian atau kelurahan setempat.

"Agar pemerintah kota dapat mengawasi lapak lapak penjualan hewan kurban sapi maupun kambing yang ada di kota  Surabaya,”katanya.

Ghofar Ismail juga berpesan, agar panitia idul adha harus menyiapkan tempat untuk pembuangan limbah hewan kurban sebelum disembelih.

"Limbah itu jangan sampai dibuang ke saluran air maupun ke sungai,”tuturnya.

Menurut Ketua PAN Surabaya ini, karena dapat menimbulkan bau dan mencemari lingkungan maupun sungai di Surabaya.

"Jadi itu jangan sampai terjadi saat proses penyembelihan hewan kurban," pungkas Ghofar Ismail.   (irw/red)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah