Skip to main content

Hutang Klien Membengkak Rio Dedy Heryawan cari Keadilan Wadul Dewan

SURABAYAIMediabidik.Com– Pengacara dari Kantor 'SKA’mengadukan persoalan hutang Sdr. Wiwik Indriyani yang berprofesi sebagai Dokter ke Komisi B DPRD Surabaya, Selasa (12/05/2026).

Pasalnya, dalam proses hutang yang digunakan Sdr. Wiwiek untuk penelitian kesehatan membengkak dari Rp2,5 miliar menjadi Rp4,5 miliar akibat Cessie secara diam-diam dari PT Indosurya Inti Finance ke PT Ventur Internusa Properian.
Cassie adalah proses pengalihan piutang dari kreditur lama ke kreditur baru.

Usai hearing, Advokat Rio Dedy Heryawan SH.MH kepada wartawan mengatakan, jadi kita ini sebenarnya memohon untuk mendapatkan keadilan, memohon kepada Komisi B supaya difasilitasi untuk dipertemukan dengan pihak-pihak yang teradu

"Agar dipanggil di sini untuk mencari solusi terkait pinjaman yang dibuat pada tahun 2019, karena pada saat itu kan ada COVID 19 harusnya ada restrukturisasi utang dari klien kami, ini malah nambah utang pokoknya,” ujar Rio Deddy Heryawan.

Padahal, terang Rio, klien kami sudah patuh mengangsur bayar cuma karena saat itu ada bencana Covid-19 jadi rada macet angsurannya. Tapi mengapa tiba-tiba ada tagihan membengkak kepada klien kami dari PT Ventur Internusa Properian.

"Bahkan ada perkara di pengadilan mengenai ini kok tetap dilelang agunan klien kami,” tegas Rio.

Dan pemenang lelangnya, kata Rio, kita duga Pak Supianto ini yang ‘diduga’ juga salah satu pendiri PT. Ventur sebagai pemenang Cassie, apakah ini tidak melanggar.

Rio kembali menjelaskan, padahal pada saat proses angsuran macet sebelum agunan klien kami dilelang kita mengajukan keberatan-keberatan yang akhirnya oleh pengacara yang lain ya, bukan saya ya, pengacaranya yang dulu diajukan gugatan di pengadilan yang belum ingkrah, tapi kok masih ada lelang bisa berjalan, harusnya kan tidak. 

"Sementara kita ini cari keadilan, untuk itu kami berharap Komisi B bisa memfasilitasi persoalan ini,”ungkap Rio.

Sementara Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya. Machmud mengatakan, mengapa dalam hearing tadi kami memanggil Dinas Kesehatan Kota Surabaya, karena surat yang masuk ke kami adalah soal penelitian kesehatan dalam hal ini AIDS.

Namun, kata Machmud, ternyata persoalan hutang untuk penelitian. "Ya yang kami tangkap sih ada warga Surabaya meminta kehadiran negara dalam hal ini Komisi B untuk memediasi persoalan hutang,”tutup Machmud. (red)

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...