Skip to main content

Sukses Lakukan Transformasi JConnect, Bank Jatim Raih Penghargaan dalam Ajang Digital Innovation Award 2026

JAKARTA|Mediabidik.Com - Dalam ajang Digital Innovation Award 2026 yang diselenggarakan oleh iNews Media, Bank Jatim kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan untuk kategori Digital Innovation in Business Transformation. 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia Yusril Ihza Mahendra dan diterima langsung oleh Direktur Teknologi Informasi, Digital & Operasi Bank Jatim Wiweko Probojakti, di iNews Tower Jakarta, pada Jumat malam (22/5/2026). 

Wiweko atau yang akrab disapa Dodit menjelaskan, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Bank Jatim dalam menjalankan transformasi bisnis berbasis digital secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu bank pembangunan daerah terdepan dalam inovasi layanan keuangan digital.

Dalam kesempatan tersebut, Dodit juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Jatimers dalam menghadirkan transformasi layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah melalui JConnect. “Penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi digital yang mampu memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat. Transformasi bisnis yang dilakukan Bank Jatim tak hanya berfokus pada penguatan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan pengalaman nasabah,” ujarnya.

Dodit menerangkan, penghargaan ini diberikan, karena Bank Jatim dinilai memiliki progress yang sangat pesat dalam pengembangan ekosistem digital melalui JConnect Mobile. Perseroan dinilai berhasil menghadirkan inovasi yang mampu memperkuat digitalisasi layanan keuangan melalui platform perbankan modern yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan transaksi finansial dalam satu kanal digital.

Pertumbuhan pengguna JConnect juga menjadi salah satu indikator akselerasi digital Bank Jatim. Sepanjang tahun 2025, pengguna JConnect Mobile sukses mencapai 993.972 user atau tumbuh 22,40% (YoY). Sementara untuk total transaksinya berada di angka Rp 65,77 triliun, naik 29,55% (YoY). 
 
Selanjutnya, user JConnect IB Corporate berada di angka 11.199 atau naik 14,79% (YoY) dengan jumlah transaksi sebesar Rp 23,36 triliun. Kemudian, QRIS Bank Jatim sendiri sudah mencapai 203.725 user dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,94 triliun atau tumbuh 47,25% (YoY). “Pada awal Mei lalu, Bank Jatim juga telah sukses melaunching JConnect versi terbaru. Sehingga dengan begitu kami targetkan hingga akhir tahun 2026, pengguna JConnect bisa tembus di angka 2 juta,” tutur Dodit.

Adapun JConnect versi terbaru menghadirkan 36 fasilitas unggulan yang disusun berdasarkan kebutuhan nasabah atau voice of customer. Di antaranya, kemudahan mengganti password tanpa harus datang ke kantor cabang hingga penggunaan sistem login berbasis biometrik yang lebih praktis dan aman. Selain itu, layanan top up kartu uang elektronik kini sudah terintegrasi dalam aplikasi. 

“Sehingga kini JConnect bukan lagi sekadar aplikasi mobile banking untuk transfer dan pembayaran. Tetapi telah berkembang menjadi platform finansial yang dapat digunakan nasabah untuk kebutuhan harian, mulai dari transaksi, pembayaran tagihan, hingga pengelolaan keuangan secara lebih praktis dalam satu aplikasi,” terangnya.

Selain itu, lanjut Dodit, melalui JConnect, Bank Jatim juga berhasil memperluas target pasar ke sektor usaha mikro & menengah serta korporasi. Berbagai fitur di JConnect mampu mempermudah akses modal, mengelola keuangan,  dan mengukuhkan Bank Jatim sebagai mitra digital untuk ekosistem bisnis.

“Digitalisasi tetap menjadi fokus utama perseroan dalam memperluas akses layanan perbankan. Sebab kami percaya digitalisasi adalah kunci untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih inklusif dan mudah dijangkau. Ke depan, Bank Jatim akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung ekosistem ekonomi digital di Jawa Timur maupun nasional,” jelasnya.

Sementara itu, ajang Digital Innovation Award 2026 merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan dan institusi yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi teknologi dan transformasi digital yang berdampak positif terhadap perkembangan bisnis dan masyarakat. Acara bergengsi tersebut diikuti berbagai perusahaan dari beragam sektor industri. (rinto)

Caption: Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation diserahkan oleh Menteri Yusril Ihza Mahendra dan diterima oleh Direktur Teknologi Informasi, Digital & Operasi Bank Jatim Wiweko Probojakti. 


Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah