Skip to main content

Gotong Royong Gen Z dan Cak Ji Bantu Warga Rentan di Tengah Tekanan Fiskal

SURABAYAIMediabidik.Com - Kepedulian sosial ditunjukkan sekelompok anak muda Surabaya yang tergabung dalam Gerakan Aksi Sosial (GAS) Pemuda. Bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, dan Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno, mereka menyusuri perkampungan padat penduduk di kawasan Panduk Kelurahan Panjang untuk membagikan sembako kepada warga rentan, pada Sabtu (16/05/2026).

Pendiri sekaligus Ketua GAS Pemuda, Charly Haryono Teguh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang sudah berjalan sejak organisasi itu berdiri pada 25 Oktober 2025.

"Gas Pemuda ini menyalurkan beberapa sembako khususnya untuk masyarakat dan warga kurang mampu. Visi kami sederhana, membantu mengisi dapur warga," kata Charly.

Ia menjelaskan, program yang mereka jalankan diberi nama MBG atau “Mengasih Bansos Gratis", berbeda dengan istilah makan bergizi gratis yang selama ini dikenal publik.

"MBG versi kami adalah baksos sembako. Jadi kami ingin meringankan beban masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,”ujarnya.

Dalam setiap paket bantuan, berisi beras, gula dan mie instan. Charly memastikan seluruh penerima bantuan telah melalui pendataan bersama pihak kelurahan, kecamatan, RT, hingga RW setempat agar bantuan tepat sasaran.

"Semua penerima sudah terdata. Kami ingin bantuan ini benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Setiap bulan, GAS Pemuda menyalurkan sekitar 300 paket sembako secara gratis dan bergilir di wilayah Surabaya bagian barat, timur, selatan, utara hingga pusat kota.

Kegiatan sosial tersebut juga mendapat dukungan langsung dari Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Menurutnya, gerakan yang dilakukan anak-anak muda ini menjadi contoh positif kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Saya hanya mendampingi anak-anak GAS Pemuda ini supaya aksi sosial mereka bisa diikuti yang lain. Kegiatan seperti ini sangat positif," ujar Armuji.

Ia menilai kegiatan turun langsung ke masyarakat menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda, khususnya mereka yang berasal dari kalangan menengah ke atas.

"Kita ajak mereka mendengar langsung keluh kesah warga. Supaya mereka tahu masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan tumbuh rasa peduli,”katanya.

Dukungan juga datang dari Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno. Ia menilai gerakan sosial yang dilakukan GAS Pemuda menunjukkan anak muda Surabaya tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat.

"Ini bentuk kepedulian nyata anak muda Surabaya. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga karena mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Anas Karno.

Menurutnya, sinergi antara komunitas pemuda dan pemerintah menjadi kekuatan penting dalam membantu warga kurang mampu di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

"Kalau anak-anak muda sudah punya kepedulian sosial, Surabaya akan memiliki generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga peka terhadap lingkungan sekitarnya,”tambah politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sementara itu, bantuan yang diberikan GAS Pemuda disambut haru warga penerima manfaat. Salah satunya Mardi, warga lanjut usia yang sehari-hari berjualan tahu untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada semuanya. Semoga pemerintah mengerti rakyat kecil seperti saya,” ungkap Mardi penuh haru.

Melalui gerakan tersebut, GAS Pemuda berharap semakin banyak anak muda Surabaya tergerak untuk ikut membantu masyarakat dan memperkuat budaya kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.(red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah