Skip to main content

Syaifuddin Zuhri Resmi Jabat Ketua DPRD Surabaya 2024–2029

SURABAYAIMediabidik.Com– Tongkat kepemimpinan DPRD Kota Surabaya resmi berganti. Syaifuddin Zuhri dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya masa jabatan 2024–2029, menggantikan almarhum Adi Sutarwijono.

Pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna yang digelar di ruang utama lantai III Gedung DPRD Surabaya, Rabu (6/5). Prosesi sakral tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Surabaya melalui pengambilan sumpah jabatan.

Dalam pembukaan prosesi, Ketua PN Surabaya menegaskan pentingnya momen pelantikan sebagai awal tanggung jawab besar bagi pimpinan legislatif daerah.

“Sebelum memangku jabatannya, hari ini saya selaku Ketua Pengadilan Negeri Kota Surabaya akan mengambil sumpah atau janji sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya masa jabatan 2024–2029,” ujarnya.

Suasana ruang sidang pun hening saat pertanyaan kesediaan dilontarkan kepada Syaifuddin Zuhri. Dengan tegas, ia menyatakan siap mengemban amanah tersebut.

“Apakah saudara bersedia diambil sumpah atau janji?” tanya Ketua PN.

“Siap," jawab Syaifuddin singkat namun mantap.

Pengambilan sumpah kemudian berlangsung khidmat, disaksikan para anggota dewan, pejabat pemerintah, serta undangan yang hadir. Dalam kesempatan itu, Ketua PN Surabaya mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan konstitusional.

Ia menegaskan bahwa sumpah tersebut mengandung tanggung jawab besar untuk menjaga keutuhan bangsa, memegang teguh nilai-nilai Pancasila, serta menjalankan amanah Undang-Undang Dasar 1945.

“Perlu saya ingatkan bahwa sumpah ini mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia, serta kesejahteraan rakyat,”tegasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan tidak hanya disaksikan oleh manusia, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, setiap kata yang diucapkan memiliki konsekuensi moral yang harus dipertanggungjawabkan.

“Sumpah ini disaksikan oleh diri sendiri, oleh semua yang hadir, dan yang terpenting disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,”lanjutnya.

Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan DPRD Surabaya. Sebagai ketua yang baru, Syaifuddin Zuhri diharapkan mampu melanjutkan kinerja legislatif sekaligus memperkuat fungsi pengawasan dan penganggaran demi kepentingan masyarakat.
Pergantian ini juga menjadi momentum konsolidasi internal DPRD untuk menjaga stabilitas pemerintahan daerah dan memastikan program-program pembangunan berjalan optimal.

Dengan resmi dilantik, publik kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Syaifuddin Zuhri untuk membawa DPRD Surabaya semakin responsif, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan warga kota.(red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah