Skip to main content

Marbot Masjid di Rungkut, Haru Terima MBG PDIP Dari Anas Karno di Malam Takbiran

SURABAYAIMediabidik.Com - Suasana malam takbiran Idul Adha di kawasan Rungkut Tengah, Surabaya, berlangsung semarak pada Selasa (26/5/2026) malam. Ratusan warga memadati jalanan untuk mengikuti tradisi takbir keliling dengan mengenakan kostum bernuansa karnaval yang meriah.

Namun, di balik kemeriahan acara yang dilepas oleh Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, momen haru justru tercipta saat perhatian beralih kepada para marbot Masjid At-Taibin, para penjaga rumah ibadah yang selama ini bekerja di balik layar.

Sudarsono, salah satu marbot Masjid At-Taibin, tidak mampu membendung rasa harunya saat menerima paket MBG (Memberikan Bingkisan Gratis) dari kader PDIP Surabaya tersebut. Pria yang telah mengabdi selama tiga tahun ini mengaku baru pertama kali mendapatkan perhatian dan bantuan secara langsung dari pejabat di Kota Surabaya di momen besar keagamaan.

"Alhamdulillah kami merasa bangga diperhatikan. Sangat berarti buat kami," ujar Sudarsono dengan mata berkaca-kaca, Selasa (26/5/2026).

Sudarsono menceritakan bahwa ia melakoni pekerjaannya dengan penuh keikhlasan meski dengan keterbatasan ekonomi. Tanpa memiliki pekerjaan sampingan, ia mengandalkan insentif bulanan sebesar Rp1,75 juta untuk bertahan hidup demi memastikan kenyamanan jemaah yang beribadah. 

Bersama dua marbot lainnya, ia bertanggung jawab menjaga kebersihan masjid dari lantai satu hingga lantai tiga setiap hari sejak pagi buta.

"Senang sambil mengabdi. Mau ke mana lagi, Pak," ucapnya sambil tersenyum. 

Ia pun berharap agar aksi kepedulian terhadap nasib para marbot seperti ini bisa terus berlanjut di masa mendatang.

Sementara itu, Legislator PDIP Surabaya, Anas Karno, menegaskan bahwa momentum takbir keliling Iduladha ini sengaja dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi nyata kepada para marbot masjid. Menurutnya, kesejahteraan para penjaga tempat ibadah harus menjadi perhatian bersama.

"Marbot ini bagian penting dari masjid. Mereka yang memastikan masjid bersih, nyaman, dan siap dipakai umat beribadah. Sudah seharusnya mendapat perhatian," tutur Anas Karno setelah melepas peserta takbir keliling.

Kegiatan syiar Islam ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Surabaya, pengurus NU tingkat kecamatan, hingga kader IPNU Surabaya. Acara berjalan aman dan tertib hingga malam hari berkat pengamanan swadaya dari warga dan pengurus masjid setempat.

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...