Skip to main content

JConnect Versi Terbaru Resmi Diluncurkan, Sukses Tarik 27 Ribu Lebih Pengunjung

SURABAYA|Mediabidik.Com - Bank Jatim sukses menggelar puncak acara launching JConnect dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Grand City Surabaya. 

Acara yang bertajuk JConnect Zone ini, menjadi momentum penting dalam transformasi digital Bank Jatim untuk memperkuat layanan perbankan modern bagi masyarakat Jawa Timur. 

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Jajaran Dewan Komisaris Bank Jatim, Jajaran Dewan Pengawas Syariah Bank Jatim, Jajaran Direksi Bank Jatim, hingga ribuan masyarakat umum yang antusias menyaksikan berbagai inovasi digital terbaru dari Bank Jatim.

Dalam sambutannya, Emil menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Jatim sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang terus berinovasi menghadirkan layanan keuangan digital yang inklusif, aman, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. ”Sudah seharusnya bank memiliki keunggulan dalam melayani masyarakat berbasis digital. Apalagi di era sekarang ini, sebagian masyarakat bertransaksi menggunakan gadget dan tak lagi menggunakan metode konvensional. Maka dari itu, saya mengapresiasi inovasi bank Jatim yang berjuang keras mewujudkan JConnect versi terbaru,” terangnya.

Menurut Emil, transformasi digital melalui JConnect merupakan langkah strategis dalam mempercepat literasi dan inklusi keuangan di Jawa Timur, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. ”Kami optimis JConnect bisa mencapai target jumlah penggunanya. Dengan diluncurkannya banyak fitur baru di JConnect, kami berharap warga Jawa Timur semakin menyadari bahwa Bank Jatim adalah bank milik masyarakat Jawa Timur. Aplikasi terbaru JConnect merupakan lompatan penting yang harus kita dukung bersama,” papar Emil.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menegaskan, bahwa JConnect hadir sebagai layanan keuangan yang menawarkan banyak kemudahan transaksi pembayaran. ”JConnect merupakan wujud komitmen Bank Jatim untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan nasabah di era digital. Kami ingin menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih cepat, aman, modern, dan relevan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Winardi, di dalam peluncuran JConnect versi terbaru ini, penguatan fitur menjadi kunci utama. JConnect versi terbaru menghadirkan 36 fasilitas unggulan yang disusun berdasarkan kebutuhan nasabah atau voice of customer. Di antaranya, kemudahan mengganti password tanpa harus datang ke kantor cabang hingga penggunaan sistem login berbasis biometrik yang lebih praktis dan aman. Di samping itu, layanan top up kartu uang elektronik kini sudah terintegrasi dalam aplikasi. ’’Saat ini jumlah pengguna terdaftar JConnect telah mencapai sekitar 1.025.000. Dengan peluncuran versi terbaru ini, Bank Jatim menargetkan pertumbuhan signifikan hingga mencapai 2 juta pengguna terdaftar pada Desember 2026,” tegas Winardi.

Adapun selama tiga hari JConnect Zone berlangsung, antusiasme masyarakat menunjukkan hasil yang sangat positif. Sejak tanggal 1 sampai dengan 3 Mei 2026, Bank Jatim sukses mengakuisisi pengguna JConnect versi terbaru hingga lebih dari 100 ribu user. Hal tersebut mencerminkan percepatan adopsi layanan digital Bank Jatim secara signifikan. Selain itu, selama tiga hari pagelaran akbar ini, Bank Jatim juga sukses mencatatkan lebih dari 27 ribu pengunjung. ”Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai fitur, layanan, serta pengalaman digital yang ditawarkan oleh JConnect,” tegasnya.

Winardi juga menuturkan, dalam acara JConnect Zone, pengunjung disuguhkan berbagai kegiatan menarik. Mulai dari talkshow literasi keuangan, pertandingan basket 3 on 3, booth pameran dari berbagai brand, konser musik dari artis nasional, pertunjukan special, hingga program promo transaksi dan hadiah menarik bagi pengguna JConnect. ”Melalui peluncuran ini, Bank Jatim semakin mempertegas posisinya sebagai BPD yang progresif, inovatif, dan siap bersaing di era digital nasional. JConnect, koneksikan semua kemudahan,” tutupnya. (rinto)

Caption: Bank Jatim melaunching JConnect versi terbaru dan sukses menarik lebih dari 27 ribu pengunjung. 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah