Skip to main content

Antisipasi Pertumbuhan Penduduk, PDAM Surabaya Setiap Tahun Tambah 7 Ribu Jaringan SR

SURABAYAIMediabidik.Com - Untuk melayani kebutuhan warga Surabaya perihal air bersih agar semua warga terlayani sampai seratus persen, PDAM Surya Sembada setiap tahunnya menambah 7 ribu sambungan rumah (SR). Hal itu berdasarkan estimasi pertumbuhan penduduk setiap tahunnya. 

Agung Pribadhi Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada Surabaya mengatakan, untuk seratus persen teraliri air untuk warga Surabaya itu, alhamdulillah ditahun 2023 bulan Desember kita sudah mencapai seratus persen secara administrasi. Tapi fakta dilapangan ada beberapa yang belum terlayani, tapi itu kan tidak banyak. 

Tapi secara administrasi menurut BPKP sudah seratus persen, pelanggan kita sudah mencakup seratus persen dari jumlah jiwa yang ada. 

"Itu perintah dari pak Wali, pak wali minta ditahun 2023 semua harus terlayani, secara administrasi sudah terlayani semua, tapi perkembangan warga selalu dinamis sehingga pasang baru selalu ada." terang Agung kepada media ini, Kamis (20/6/24). 

Untuk persyaratan pasang baru yang harus di penuhi oleh warga agar mendapatkan air bersih dari PDAM, Agung menjelaskan, yang pertama itu adalah legalitas kepemilikan lahan atau tanah, bisa sertifikat, petok D bisa juga kepemilikan hak atas tanah berupa AJB (Akte Jual Beli) , kedua rekening listrik, ketiga KTP pemohon. Sudah itu saja yang prioritas, kalau itu ada daftar langsung survei. 

"Untuk maksimal terpasang tiga hari untuk pelayanan, itu setelah bayar tiga hari kita pasang. Tapi untuk rata-rata sekarang kita bayar besoknya langsung pasang, di SOP kita maksimal tiga hari kita pasang, tapi di recordnya pagi bayar sore pasang." jelasnya. 

Lebih lanjut Agung menyampaikan, untuk tahun 2024 estimasi kita nambah, kurang lebih 7 ribu sambungan rumah (SR), karena dari estimasi pertumbuhan penduduk. Jadikan kita bisa estimasi pertumbuhan penduduk setiap tahun sampai lima tahun kedepan. Kita bisa gunakan untuk target pasang baru. 

"Selain itu kita juga bikin jaringan baru, apabila di depan rumah pelanggan tidak ada jaringan, kalau dulu itu hanya masyarakat MBR yang akan kita bantu. Tapi sekarang semua rumah tangga, kalau belum ada jaringan kita pasang jaringan gratis, itu untuk menambah agar setiap orang menjadi pelanggan PDAM." ujar Agung. 

"Selain mengratiskan jaringan pipa induk, kita juga ada diskon. Kita memperpanjang waktu diskon yang biasanya satu bulan dua bulan, sekarang kita perpanjangan sampai 31 Juli 2024. Untuk listrik 450 Watt cuma bayar Rp 200 ribu, 900 Watt bayar Rp 300 dan 1300 Watt bayar Rp 600 ribu kalau normalnya Rp 1,700 ribu (satu juta tujuh ratus ribu). "pungkasnya.(red) 

Teks foto : Agung Pribadhi Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada Surabaya. 




Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...