Skip to main content

Usai Bangun Rumah Pompa, Tahun Depan DSDABM Kota Surabaya Prioritaskan Pembangunan Saluran

SURABAYAIMediabidik.Com - Pembangunan enam rumah pompa tahun ini 2023 yang berada di enam lokasi, yakni di jalan MERR, Kebraon, Gresikan, Undaan, Bulak dan Jambangan saat ini sudah tahap finishing. Bahkan ada beberapa rumah pompa yang sudah diresmikan Walikota Surabaya Eri Cahyadi. 

Windo Agusta Prasetyo Kabid Drainase DSDABM kota Surabaya mengatakan, Pemkot Surabaya pada tahun 2023 ini untuk pembangunan sistem drainase dalam rangka penanggulangan genangan di wilayah kota Surabaya, telah melaksanakan pembangunan rumah pompa di enam titik lokasi yang ada di kota Surabaya. 

"Dan ini tujuannya memang untuk menanggulangi genangan yang sering terjadi dibeberapa tahun sebelumnya. Dan, rumah pompa yang sudah ada sekitar 79 rumah pompa, dan ini kita nambah enam rumah pompa lagi agar kota Surabaya bebas dari genangan, masih ada perencanaan pembangunan rumah pompa untuk tahun-tahun kedepan. "ujar Windo, Jum'at (1/12/23). 

"Minimal, masih ada 10 rumah pompa yang masih belum terbangun dan masih direncanakan untuk tahun-tahun kedepan, dan itu memang penting dalam penanganan genangan. "tambah Windo. 

Masih kata Windo, untuk tahun depan kami masih dalam tahap perencanaan, dan tahun depan kami fokus dan prioritaskan dalam pembangunan saluran-saluran yang kapasitas penampungan nya tidak mencukupi dalam musim hujan. 

"Untuk saluran-saluran menyebar di wilayah kota Surabaya, dan tahun depan rumah pompa tidak ada dan kami fokus untuk pembangunan saluran." terang Windo. 

Alhamdulillah untuk rumah pompa tahun ini tinggal sedikit untuk finishing, untuk lokasi rumah pompa yang terbangun tahun ini ada di daerah MERR, Kebraon, jalan Gresikan, Undaan, Bulak dan rumah pompa Aquatic Jambangan. 

Untuk penanganan genangan yang ada di kota Surabaya ini, kita harus membuat kluster-kluster yang nantinya kita evaluasi, apa secara aliran bisa gravitasi atau tidak, kalau tidak bisa gravitasi kita harus membuat rumah pompa. 

"Jadi memang masih tahap perencanaan dan sudah terdaftar, ada sekitar 10 rumah pompa yang harus kita bangun." pungkasnya.

Perlu diketahui, untuk mengatasi banjir atau genangan di pemukiman warga, pemkot Surabaya setiap tahun rutin melakukan pembangunan rumah pompa baru dan saat ini sudah ada 85 unit rumah pompa yang tersebar di seluruh wilayah agar kota Surabaya terbebas dari banjir. (Red) 

Teks foto : Windo Agusta Prasetyo Kabid Drainase DSDABM kota Surabaya. 

Comments

Popular posts from this blog

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni